Bungonews.net, BUNGO – Tahun 2024 ini penerintah kabupaten Bungo melalui Dinas PUPR kabupaten Bungo mengalokasikan anggaran untuk Rekontruksi jalan Aur Gading – Batas Sumbar sebesar Rp. 4,1 miliar ( 4.120.625.000,- ) yang bersumber dari dana bagi hasil ( DBH ) tahun 2024 yang dikerjakan oleh kontraktor asal merangin CV Putra Merangin Mandiri
Diruas jalan yang sama kembali dianggarkan kegiatan proyek yang namakan pemeliharaan berkala jalan paket 1 sebesar Rp. 4,4 Miliar ( 4.400.426.000,- ) yang dikerjakan oleh PT.Multi Infrastruktur Nusantara )
Anggaran proyek Rp.4,4 Miliar ini bersumber dari Dana Alokasi Umum ( DAU ) tahun 2024 dengan lokasi kerja Jalan Nasional Aur Gading dan Jalan Aur Gading – Batas Sumbar dengan total keseluruhan Rp.8,5 Miliar (8.521.021.000,- )
Dalam pelaksanaannya proyek yang mestinya rampung dikerjakan pada tamggal 2 September 2024 ini ternyata jauh panggang dari api karena progresnya sangat minim
PEMBERIAN KESEMPATAN PENYELESAIAN ( PENAMBAHAN WAKTU )
Menyikapi sekaligus menindaklanjuti keterlambatan rekanan kontraktor ( Penyedia ) yang tidak komit dengan fakta integritas ” Akan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu sesuai mutu ” pihak PPK dan PPTK Dinas PUPR kabupaten Bungo dan konsultan proyek bersepakat menyetujui permohonan penambahan waktu dari penyedia
Hal ini diakui oleh Ade Sandora selaku PPTK mengatakan ” Pemberian kesempatan menyelesaikan pekerjaan bang ” Tuturnya msnjawab pertanyaan Bungonews sembari mengakui bahwa kontrak kerja proyek Jalan nasional – batas Aur Gading dan Aur Gading – Batas Sumbar sudah berakhir konttaknya.
Bukankah pemberian kesempatan kerja dan penambahan waktu tersebut diberikan dengan alasan dan ketentuan serta progres fisiknya tidak signifigkan minimnya , lantas berapa prosentkah progres fisik proyek yang dimaksud ? Ade Sandora tidak lagi memberikan jawaban
Sementara Dwi Herwindo selaku Kabid Bina Marga DPUPR kabupaten Bungo dkonfirmasi persoalan tersebut memberikan jawaban yang sama ditanya progres fisik dilapangan juga tidak diberikan jawaban
Pantauan Dilapangan diapangan diketahui pekerjaan proyek Jalan Nasional – Aur Gading masih belum dikerjakan ,sedangkan pekerjaan lokasi Aur Gading – Batas Sumbar baru tahapan pengerjaan pondasi dan pembentukan badan jalan
Kembali dikonfirmasi ,Ade Sandora mengakui bahwa diruas jalan yang sama ada dua kegiatan proyek yang dikerjakan oleh oleh PT.MIN dan CV. PMM
” Yo bang ini proyek yang dikerjakan oleh PT.MIN dan CV.PMM ” tulisnya melalui pesan WA menanggapi pertanyaan bungonews (9/10/2024)
Pantauan wartawan dilapangan , proyek yang dikerjakan oleh dua perushaan di ruas jalan yang sama yang sudah habis waktu pelaksanaan terlihat baru sebatas pengerasan dasar badan jalan sedangkan aktifitas di lokasi proyek minim, sementara batas jalan yamg sama di Dharmasraya sudah rampung dikerjakan , ” Kalau proyek jalan batas sumbar melalui pemkan Dharmasraya sudah selesai dikerjakan bang ” Tutur Azhar Tokoh masyarakat Jujuhan
Sementara kepala Dinas PUPR Bungo diminta tanggapannya belum memberikan jawaban .
Diminta kepada Pihak Adhyaksa menijau, monitiring dan evaluasi pemberian kesempatan kerja dan kemajuan fisik dilapangan
Tunggu khabar selanjutnuya terkait proyek jalan lainnya yang disinyalir di kerjalkan oleh perusahaan asal kerinci
( BN / Azh )

























Komentar