Bungonews.net, BUNGO -Kondisi Jembatan dan Tebing dusun Tanjung Menanti pasca banjir beberapa waktu yang lalu mengkhawatirkan, selain turap penahan tebing dan pagar serta tiang lstrik dan abutment area jembatan Tanjung menanti yang belum di turap terancam ambruk tergerus air
Diketahui kondisi tebing runtuh di sepanjang aliran Sungai Batang Tebo yang dapat mengancam terjadi nya kerisakan jembatan Tanjung Menanti tersebut sudah lama terjadi ” Tebing runtuh yang mengancam infrastruktur lain termasuk jembatan ini sudah lama terjadi ,bahkan setiap musrenbang tingkat kecamatan selalu dibahas dan diusulkan namun hingga saat ini belum ada tindak lanjutnya ” tutur cik Udin
Terkait persoalan tersebut, Zainadi Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah ( BPBD ) kabupaten Bungo yang sebelumnya mengaku akan mengusulkan perbaikan dan pembangunan turaf tebing di beberapa aliran sungai dalam kabupaten Bungo, kembali dikonfirmasi, Kams (25/04/2024 ) mengatakan pihaknya bersama kepala Dinas PUPR dan BAPPEDA kabupaten Bungo telah menyampaikan usulan ke Balai wlayah sungai ( BWS ) Sumatera VI di Jambi

” Kemaren Senin 22 April 2022 kami BPBD bersama Kepala Dinas PUPR dan Bappeda Bungo sudah menyerahkan proposal ke BWS Sumatera VI Jambi terkait rencana pembangunan turap tebing dan jembatan Tanjung Menanti termaauk turap disamping masjid Al Atiq yang lokasinya di pinggir Sungai Batang Tebo ” Tutur Zainadi
Ditanya ,apakah pihaknya telah menyampaikan proposal kerusakan infrastruktur akibat longsor ,seperti di ruas jalan Batang Bungo ,Limbur Lubuk Mengkuang dan daerah lainnya ke BNPB pusat ,dikatakannya pihaknya masih menunggu jadwal dari BNPB pusat ” khusus untuk yang ke BNPB Pusat kami masih menunggu jadwal dari Ajudan Kepala BNPB Pusat ” pungkasnya ( bn – war )


























Komentar