Pemkab Bungo Tidak Mampu Beli Gabah Petani , Tiga Desa Lumbung Beras Di Bungo ini Terpaksa Jual Gabah ke Sumbar dan Riau

BUNGO86 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Tiga desa yang dijadikan penghasil beras atau lumbung besar dikabupaten Bungo yaknj desa Kuamang, Desa Sari Mulya dan Desa Bukit Sari kecamatan Jujuhan Ilir Ini terpaksa menjual gabah kering ke luar daerah yakni Sumbar dan Riau karena Pemerintah kabupaten Bungo tidak mampu membeli gabah petani

Diketahui bahwa areal persawahan di tiga desa ini seluas 700 hektar dengan kemampuan produksi padi / gabah Kering sebanyak 6,7 ton setiap hektarnya

Seandainya pemerintah daerah melalui perusahaan milik daerah mampu membeli gabah kering petani ini maka dipastikan kabupaten Bungo akan menjadi bagian dari produsen beras namun disayangkan gabah petani harus di jual ke luar daerah

” Pemkab tidak mampu beli gabah kering karena itulah petani menjualnya ke luar daerah seperti Sumbar dan Riau ” Ucap az warga setempat

Hasil produksi padi sebanyak 6,7 ton per hektar ini diakui oleh Ahmad Wahyudi Ka PPl Pertanian kecamatan Jujuhan Ilir

“Sekarang masyarakat tiga dusun sari mulya dan bukit sari serta kuamang sedang persiapan panen padi sawah,produksi per hektar mencapai 6,7 ton ” tutur Wahyudi kepada Media ini (14/03/2024)

Meskipun harga beras naik tidak berpengaruh dengan masyarakat khusus nya petani di tiga desa ini karena mereka tidak lama lagi akan panen padi ” ungkapnya ( azh )

 

Komentar