Sudah 10 Hari Pasca Tewasnya Pekerja Tambang Batu Bara Di Bungo , Wasnaker Masih Menunggu Keterangan Perusahaan

BUNGO1020 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO -Memasuki hari ke 10 pasca  tewasnya  Budianto pekerja tambang batu bara di Rantau Pandan Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo – Jambi yang terjadi sejak tanggal 24 Juli 2023 yang lalu namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak terkait, apakah murni kecalakaan kerja atau ada unsur kelalaian dan pidannanya

 

Terungkap dari pengawas tenaga kerja  ( Wasnaker ) Jambi bahwa pihaknya belum juga sampai ke lokasi tambang tempat kejadian peristiwa tewasnya korban dengan alasan perusahan tidak bisa dilewati dan alasan kepala teknik tambang ( KTT ) masih cuti

 

“Perusahaan beralasan bisa lewat dan kami sudah kirimkan surat untuk memanggil

 

” Perusahaan telah membalas membalas surat dan menyatakan bahwa bahwa saat Ini KTT yang bersangkutan sedang cuti ,Jum,ay depan pihak perusahaan akan hadir utk memberikan keterangan terkait kronologis kecelakaan dan hal-hal lain terkait korban ” ucapnya menjelaskan

 

Sementara Pengawas Ketenagakerjaan masih menunggu petunjuk Kepala UPTD Balai pengawas wilayah 2 Jambi  ” imbuhnya

 

Kami tetap berkomitmen untuk menangani kasus ini, sampai jelas hak Jaminan Sosial (Jaminan Kecelakaan Kerja) yang diperoleh oleh pekerja (korban).

 

Husnul Fahmi kepala UPTD balai pengawasan ketenagakerjaan Jambi mengakui bahwa Wasnaker masih menunggu keterangan dari KTT namun yang bersangkutan masih cuti

 

Cutinya kepala tanbang pun patut dipertanyakan siapa yang mesti bertanggung jawab terhadap aktifitas penambangan tersebut .

 

Sementara humas Perusahan belum memberikan keterangan terkait persolan tersebut  ( BN )

Bungonews.net, BUNGO -Memasuki hari ke 10 pasca tewasnya Budianto pekerja tambang batu bara di Rantau Pandan Kecamatan Rantau Pandan Kabupaten Bungo – Jambi yang terjadi sejak tanggal 24 Juli 2023 yang lalu namun hingga saat ini belum ada kejelasan dari pihak terkait, apakah murni kecalakaan kerja atau ada unsur kelalaian dan pidannanya

Terungkap dari pengawas tenaga kerja ( Wasnaker ) Jambi bahwa pihaknya belum juga sampai ke lokasi tambang tempat kejadian peristiwa tewasnya korban dengan alasan perusahan tidak bisa dilewati dan alasan kepala teknik tambang ( KTT ) masih cuti

“Perusahaan beralasan bisa lewat dan kami sudah kirimkan surat untuk memanggil

” Perusahaan telah membalas membalas surat dan menyatakan bahwa bahwa saat Ini KTT yang bersangkutan sedang cuti ,Jum,ay depan pihak perusahaan akan hadir utk memberikan keterangan terkait kronologis kecelakaan dan hal-hal lain terkait korban ” ucapnya menjelaskan

Sementara Pengawas Ketenagakerjaan masih menunggu petunjuk Kepala UPTD Balai pengawas wilayah 2 Jambi ” imbuhnya

Kami tetap berkomitmen untuk menangani kasus ini, sampai jelas hak Jaminan Sosial (Jaminan Kecelakaan Kerja) yang diperoleh oleh pekerja (korban).

Husnul Fahmi kepala UPTD balai pengawasan ketenagakerjaan Jambi mengakui bahwa Wasnaker masih menunggu keterangan dari KTT namun yang bersangkutan masih cuti

Cutinya kepala tanbang pun patut dipertanyakan siapa yang mesti bertanggung jawab terhadap aktifitas penambangan tersebut .

Sementara humas Perusahan belum memberikan keterangan terkait persolan tersebut ( BN )

Komentar