Kader Partai PKS Bungo Gelar Aksi Damai Tolak Kenaikan BBM

BUNGO367 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Lebih dari Sepekan Kenaikan BBM diumumkan hari ini Sabtu (10/09/22) kader PKS Bungo menggelar aksi damai menolak kenaikan BBM Tersebut.

Aksi damai menolak kenaikan BBM oleh Kader PKS Bungo ( dok Darliyanto )

Aksi damai menolak kenaikan BBM oleh kader PKS Bungo tersebut berlangsung dikota Muara Bungo tepatnya di bundaran taman kota lintas Muara Bungo dengan cara membawa spanduk dan berorasi menolak kenaikan BBM tersebut

‘PKS Menolak Harga BBM Bersubsidi, Jangan Buat Rakyat Tambah Sengsara'” ditulis pada spanduk yang dibawa oleh massa PKS

Aksi dikomandoi oleh ketua DPD Partai PKS Kabupaten Bungo, Susanto, SP, dan Darmawan, ketua Fraksi PKS DPRD Bungo

“Kami hari ini menggelar aksi serentak seluruh Indonesia, menuntut Pemerintah agar segera membatalkan kenaikan harga BBM bersubsidi, karena sangat memberatkan ekonomi masyarakat,” ujar Susanto, SP, Ketua DPD PKS Kabupaten Bungo, Sabtu (10/09).

Susanto, SP mengatakan, pemerintah dinilai tidak berpihak ke masyarakat dengan menaikkan harga BBM. Pasalnya, kenaikkan harga BBM dapat memicu kenaikkan harga pada kebutuhan yang lainnya.

“Sikap politik PKS secara nasional sudah disuarakan di DPR RI, dalam Rapat Paripurna terakhir di Senayan. Kami menolak kenaikan harga BBM,” katanya lagi.

Sementara, Ketua Fraksi PKS DPRD Bungo, Darmawan sangat menyayangi kebijakan pemerintah yang menaikkan harga BBM bersubsidi, setelah Pandemi Covid-19 melanda, yang menyebabkan Ekonomi masyarakat menurun.

“Kebijakan ini sangat disayangkan, karena masyarakat baru saja dilanda pandemi Covid-19, yang menyebabkan Ekonomi menurun,” tegas Darmawan.

Lebih lanjut dikatakannya “Kita menyerap suara dari masyarakat, kami menunjukkan bahwa ini bukan hanya suara elite, tapi semua masyarakat,” kata dia.

Ia menyebutkan, kenaikan BBM bersubsidi saat ini, sangat berimbas kepada bahan pokok, serta tarif jasa angkutan, yang juga ikut naik dikarenakan tingginya harga BBM.

Imbasnya sangat banyak, mulai dari kenaikan harga bahan pokok, serta tarif jasa angkutan. Jadikan, masyarakat terbebani,” katanya.

Dirinya berharap, pemerintah harus mempertimbangkan atas kenaikan harga BBM bersubsidi saat ini, dengan keluhan-keluhan masyarakat, Pedagang Kaki Lima yang saat ini daya minat beli menurun.

Aksi yang digelar dikawal ketat oleh personil Polri dan TNI

( BN.R.001- war /ynt)

Komentar