Diduga Sarat Masalah Dan Sarat Pungli, Diminta APH Usut Disdikbud Bungo

BUNGO846 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Dinas pendidikan dan kebudayaan ( Disdikbud ) kabupaten Bungo belakangan ini tidak saja sarat masalah tapi juga diduga sarat pungli pasalnya sejumlah masalah justeru muncul jelang akhir tahun 2021 jelang pergantian dan pemutasian jabatan di lingkup instansi tersebut .

Belum tuntas kasus dugaan pungutan penggandaan soal ujian dan SKHUN instansi ini dua kali didemo oleh M.Yongli CS terkait Bos Afirmasi dan kinerja ,persoalan baru muncul lagi dugaan pungutan liar ( PUNGLI ) sosialisasi perpanjangan kontrak honor 2022 sebesar Rp.50.000,- / honorer

Pungli honorer ini diakui oleh sekdis Disdikbud Bungo , Marjohan bahkan menurutnya pungutan tersebut sudah dikembalikan sehingga sosialiasi dibatalkan ” Benar ada pungutan sebesar Rp.50.000/ honorer disaat sosialisasi di SMP 1 Bungo pungutan tersebut sudah dikembalikan oleh para kepsek ,karena sudah heboh sosialisasi tidak dilanjutkan ” Tutur Marjohan mengakui .

Menariknya semestinya sosialisasi guru dan tenaga kependidikan tersebut dibidang GTK namun di Disdikbud Bungo sosilaisasi justeru dilaksanakan oleh sekdis .

Terkait masalah dan dugaan pungli dilingkup Disdikbud Bungo ini diminta oleh berbagai pihak dan sumber agar di usut oleh APH

” Semestinya APH mengusut tuntas problem di Disdikbud Bungo ,baik bos Afirmasi maupun masalah penggandaan soal termasuk dugaan pungli sebagaimana diakui sudah dikembalikan dan sosialisasi yang dibatalkan sudah unsur pidananya ” Tutur JP anggota LSM gerakan rakyat Anti korupsi ( GERAK ) Jambi

( BN.R.001/JP)

Komentar