oleh

” Tim Datang Tidak Pakai Sarung”Ponpes Babbul Muarif Timbolasi Menolak Divaksin

-BUNGO-398 views

Bungonews.net, BUNGO – Terungkap alasan Santri dan pengasuh ponpes Babbul Muarif Dusun Timbolasi kecamatan Bathin III Ulu kabupaten Bungo – Jambi nya menolak divaksin ternyata alasannya sangat sederhana dan klasik , Santri menolak karena Tim datang ke ponpes tidak pakai kain sarung

Alasan Santri dan pengasuh Ponpes Babbul Muarif ini diakui oleh Nurdin Camat Bathin III Ulu ” Alasannya karena tim yang sosialisasi dan tim Vaksinator datang ke ponpes tidak pakai kain sarung ” Tutur Nurdin Camat Bathin III Ulu .

Sebelum sosialisasi mengajak agar santri di vaksin kami dari kecamatan sudah mengirim surat ke ponpes namun tidak resfon, disaat sosialisasi pengasuh ponpes dan guru nya tidak ada yang mendampingi , para santri menyampaikan kalau mau datang ke ponpes harus pakai kain sarung tapi itu tudak mungkin dituruti karena masing – masing tim dari kecamatan , puskesmas termasuk babinkamtibmas dan Babinsa dalam keadaan dinas tentu nya harus berpakaian dinas ” Jelas Nurdin.

lebih lanjut dikatakannya , keesokan harinya ( 3/11/21) tim kembali datang ke ponpes untuk melaksanaka. Vaksinasi namun tidak satupun yang divaksin, akhirnya kabar ini sampai juga ke kabupaten dan disikapi oleh kemenag Bungo dengan cara menyurati pimpinan ponpes , pihak kecamatan juga akan mengirim surat susulan ke ponpes ” Tutup nya .

Sementara Tengku Amri pengasuh ponpes Babbul Muarif mengaku ia tidak di vaksin karena ada riwayat penyakit lain dan baru saja di operasi ” Saya ada riwayat penyakit lain dan baru saja di operasi ,makanya tidak di vaksin ” Tutur Tengku Amri tidak menyebutkan penyakit yang dideritanya .

Soal Santri , menurur Amri sudah banyak yang di vaksin di luar ponpes , sayang nya ia tidak bisa menyebutkan jumlah santri yang sudah di vaksin dan yang belum di vaksin yang ia maksud

Hingga saat inj belum ada tanggapan dari pihak kemenag kabupaten Bungo ( BN.R.001- war / Kevin )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed