Bungonews.net, BUNGO- Dugaan proyek asal jadi dan tidak sesuai spek sebagaimana pemberitaan bungonews.net sebelumnya ternyata terbukti sehingga Proyek rehabilitasi 5 unit Sekolah Dasar yang dikerjakan oleh PT.Karya Bersama Putra Mandiri yang sudah mencapai 65 persen terpaksa dirobohkan lagi

Lima unit proyek rehab tanpa mencantumkan nilai pembiayaan dimasing – masing unit melainkan total nilai pembiayaan untuk 2 kabupaten yakni kabupaten Bungo dan kabuoaten Tanjung Jabung barat sebesar Rp.31,9 miliar ini yang dirobohkan diantaranya :
1.SD 041. Pasar Rantau ambacang
2.SD.008 Rantau Duku
3.SD 020 lubuk Mengkuang
4.SD 043 Tanjung Belit
5.SD 071 Sungai Gambir

Dirobohkan 5 unit SD yang diperkirakan sudah mencapai 50- 65 persen ini dikarenakan menggunakan pondasi pondasi lama dan menggunakan besi tidak sesuai ukuran serta sloop balok yang tidak sasuai dengan ketentuan teknis serta tidak adanya sloop balok atas dan menggunakan besi rangka baja yang tidak sesuai spesifikasi
Pantauan Bungonews Sabtu (18/09/21) Terlihat rehabilitasi SD 071 Sungai Gambir kecamatan Tanah Sepenggal yang sebelum nya pekerjaan nya sudah tahapan pemasangan besi rangka baja sudah rata dengan tanah dan dibangun lagi dari nol ” Bangunan rehab ini sebelumnya sudah terpasang bata dan akan dipasang rangka baja ,karena tidak sesuai spek dirobohkan dan dibangun lagi dari nol pak ” Tutur Pekerja proyek kepada Bungonews
Sementara Rahmat Pelaksana proyek dikonfirmasi dilokasi proyek SD 041 Pasar Rantau Ambacang mengakui Rehab 5 unit SD yang dikerjakan oleh PT.karya Bersama Putra Mandiri dirobohkan karena tidak sesuai spek ” Ya pak , 5 unit rehab terpaksa dirobohkan karena tidak sesuai spek sebagaimana yang pernah bapak beritakan ” Tutur Rahmat mengakui ( 18/09/21 )
Terkait persoalan tersebut menurut Masril kepala dinas pendidikan kabupaten Bungo mengatakan , ” Kami tidak ada kewenangan dalam proyek tersebut karena proyek ini adalah proyek Provinsi sementara pihak kabupaten hanya untuk koordinasi saja ” Tutur Masril
Semua pemberitaan Bungonews kami teruskan dengan PPK Satker Balai prasarana Permukiman Wilayah Jambi ( BSPPWJ) ” Setelah dicek dilapangan ternyata terbukti tidak sesuai dengan spek sehingga terpaksa dirobohkan lagi ” imbuh nya
Kuat dugaan proyek Rehab dan Renovasi sarana prasarana sekolah kabupaten Bungo dan Tanjung Jabung senilai Rp.31.9 miliar ini sarat dengan kepentingan sarat KKN sebagaimana isu yang berkembang komitmen fee dibawa tangan sehingga pelaksana proyek dari tangan satu ke tangan lainnya , tunggu kabar selanjutnya pada edisi berikutnya ( BN.R.001-war/ Kevin )


























Komentar