oleh

Loading Ramp Sawit Ilegal Menjamur , Jalan Menuju Rumah Wabup dan Ketua DPRD Bungo Kembali Rusak

Camat Pelepat Ilir Geram Pengusaha Loading Ramp Membandel

Bungonews.net, BUNGO – Menjamurnya loading ramp sawit di wilayah Kuamang kuning kecamatan Pelepat Ilir kabupaten Bungo – Jambi tidak memiliki izin ( ilegal ) salah satu penyebab kerusakan jalan dari Muara Bungo menuju ke kediaman Apri wakil bupati Bungo dan Jumari ketua DPRD Kabupaten Bungo kembali rusak pasalnya mobil angkutan TBS yang melebihi tonase bebas berkeliaran tanpa ada tindakan pemerintah dan instansi terkait , ditambah dengan truck angkutan material bangunan seperti semen dan besi bebas masuk pasar

Pantauan Bungonews dilapangan kerusakan jalan ditemukan di sepanjang jalan dari Muara Bungo menuju Kuamang Kuning bahkan jalan dipasar SPA pun juga diduga akibat truck yang melebihi tonase

Diakui oleh berbagai pihak bahwa penyebab kerusakan jalan menuju Kuamang kuning dan dalam pasar SPA Purwasari hingga desa Tirta Mulya adalah truck yang melebihi tonase ” Jalan ini rusak akibat truck angkutan TBS milik Jolojor dan puluhan loading ram sawit lainnya ditambah dengan truck angkutan material bangunan yang melebihi tonase ” Tutur Parjan warga Kuamang Kuning kepada Bungonews ( 18/08)

baru dibangun Jalan SPA Kuamang Kuning Rusak akibat armada melebihi tonase

Syafrizal Kepala Dinas Penanaman Modal dan PTSP Kabupaten Bungo mengakui bahwa tidak satu pun loading ramp sawit yang memiliki izin ” Benar , tidak satupun loading ramp sawit di Bungo ini yang memiliki izin ” Tutut Syaf mengakui

Camat Pelepat Ilir , Margono dimintai tanggapan ,upaya dan tindakan yang dilakukan terhadap loading ramp sawit ilegal penyebab kerusakan jalan , dijelaskannya ” Upaya udah di lakukan dengan pendekatan untuk mengingatkan tentang muatan dan mobil besar , di lanjutkan memberi peringatan , dan mengundang untuk duduk barsama bicara tentang kerusakan jalan namun tetap saja tidak diindahkan” Tutur Margono via telpon ( 19/08)

Selain itu sudah di pasililtasi dengan Asisten 1, kesimpulan nya tidak di perbolehkan muatan melebihi tonase dan mobil Fuso yang diperkuat dengan surat edaran bupati namun tetap juga membandel ” Imbuh nya

Kesepakatan agar perusahaan yang menerima TBS dari loding ikut kontribusi perawatan jalan juga tidak digubris oleh pengusaha, mereka tidak peduli dengan apa yang dirasakan oleh masyarakat ” Tutur Camat Pelepat Ilir geram

( BN.R.001)

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed