oleh

Diminta APH Usut Dugaan Penyelewengan Dana Bos SMA Titian Teras Bungo

-KORUPSI-70 views

Bungonews.net, BUNGO – SMA titian Teras Bungo yang dikeluarkan izin operiasinal sejak Tanggal 23 Mei 2019 yang lalu kian menarik dan menjadi perbincangan dari berbagai kalangan dan elemen , pasal nya selain dugaan proyek senilai Rp. 15 Miliar dan mebeler yang dikerjakan asal jadi ,tidak sesuai spek dan terkesan dipaksakan dan kurang matang nya perencanaan juga diduga dana Bos selewengkan karena SMA tersebut gagal dioperasikan sedangkan Dana bos dicairkan sejak tahun 2019 yang lalu hingga tahun 2021.

Kendatipun persoalan ini sudah menjadi buah bibir dan berulang kali diberitakan dan bahkan sejumlah pejabat terkait sudah dimintai keterangan nya oleh APH namun hingga saat ini tidak diketahui sejauh mana proses penyelidikan nya , sehingga kasus yang melibatkan para petinggi dan rekan kontraktor besar di Jambi ini belum tersentuh hukum ,Sehingga keseriusan APH pun patut dipertanyakan.

Terkait penggunaan dana Bos di SMA Titian teras Bungo ini diketahui informasi dan data bahwa SMA Titian teras Bungo memiliki siswa sebanyak 186 orang , 28 orang guru dan satu orang kepala sekolah

Berikut ini Dana Bos SMA Titian Teras Bungo tahun anggaran 2020 dilaporkan rincian nya sebagai berikut :

Tahap 1 dana Bos dicairkan sebesar Rp. 54.000.000,- dengan jumlah siswa yang dilaporkan sebanyak 120 orang sedangkan rincian penggunaan nya nihil .

Tahap 2 Dana Bos dicairkan sebesar Rp. 72.000.000,- dengan jumlah siswa dilaporkan sebanyak 120 orang dengan rincian penggunaan dana sebagai berikut :
1. Pengelolaan sekolah sebesar Rp.5.000.000,-
2.Pembelajaran dan ekstrakurikuler sebesar Rp.28.500.000,-
3.Langganan daya dan Jasa sebesar Rp.3.000.000,-
4.Penerimaan siswa baru sebesar Rp..16.950.000,-

Tahap 3 Dana Bos dicairkan sebesar Rp.84.600.000,- dengan jumlah siswa yang dilaporkan sebanyak 188 orang ,dengan rincian penggunaan :

1. Pengembangan Perpustakaan sebesar Rp.4.000.000,-
2.Perawatan dan pemeliharaan sarana sekolah sebesar Rp.12.900.000,-
3.Pengembangan profesi guru dan GTK Rp. 4.350.000,-
4.Kegiatan evaluasi pembelajaran sebesar Rp.8.000.000,-
5.Pengelolaan sekolah sebesar Rp.13.255.500,-
6.Kegiatan pembelajaran dan ekstrakurikuler sebesar Rp.8.480.000,-
7.Langganan daya dan jasa sebesar Rp.1.598.500,-
8.Penerimaan siswa baru Rp.40.186.000,-

Dwi Sapno Nugrahanta kepala Sekolah SMA Titian Teras Bungo dikonfirmasi via telpon mengaku bahwa SMA Titian Teras Bungo masih numpang dengan SMA Titian Teras Jambi

“Kita masih numpang di SMA titan teras Jambi pak ” Tutur nya via telpon .

Ditanya dasar pendirian SMA Titian Teras dibungo tanpa terlebih dahulu memiki areal dan sarana prasarana Dwi Sapno tidak memberikan jawaban

” Sebagai yang diberi amanah di SMAN Muara Bungo, berharap kerjasama baik dengan segala pihak. Apalagi dengab para jurnalis, sehingga dapat membawa kecerahan & kemajuan utk semua” Tulisnya via WA

Kembali diminta untuk menjelaskan alasan penggunaan dana bos pasca pandemi sedangkan sekolah tidak beroperasi , Kepala sekolah SMA Titian teras Bungo tidak memberikan jawaban .

” SMA Titian Teras Bungo bukan lah masalah sepele namun masalah serius yang mestinya harus disikapi dan ditindak lanjuti dengan serius oleh APH bukan didiamkan begitu saja ” Tutur sumber .

Kami menilai SMA Titian teras Bungo adalah masalah besar yang melibatkan orang besar dan akan menjadi kasus besar karena semuanya diawali dari perencanaan yang kurang matang , persoalanya mampukah APH untuk mengusut nya ? ” Tutur Sumber berharap kajati Jambi yang baru untuk menindak lanjuti nya

( BN .R 001)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed