Diminta APH Bongkar Anggaran Baliho Diskominfo Bungo, Periksa Pejabat dan Rekanan Terkait

NASIONAL309 Dilihat

Bungonews , Bungo – Pengakuan Taufik Hidayat, SE Kadis Kominfo kabupaten Bungo anggaran sebesar Rp.834.934.000 untuk belanja Baliho termasuk Rp.300 juta belanja media mitra pemda Bungo akan menjadi bom waktu terbongkarnya anggaran belanja Baliho mencapai Rp.534 juta pertahun ” Benar dana 834 juta tersebut sudah termasuk anggaran untuk media mitra Pemda Bungo sebesar Rp.300 juta, artinya untuk baliho sebesar Rp.534 juta ” tutur Taufik Hidayat mengakui.

Menariknya setelah berita terpublikasi, pengakuan orang nomor satu di diskominfo Bungo ini dianggap tidak benar , sehingga beredar RKA bahwa belanja untuk Baliho di Diskominfo Bungo tahun anggaran 2026 sebesar Rp.217 Juta dengan volume 3.100 meter dengan harga permeter sebesar Rp.70.000,- sedangkan biaya cetak spanduk sebesar Rp.48 juta dengan volume 1600 M2, sedangkan untuk cetak kartu ucapan sebanyak 800 buah dengan anggaran sebesar Rp.11.200.000,- dan cetak Imsyakiyah sebanyak 4 rim dengan anggaran sebesar Rp.2 juta rupiah

Diketahui bahwa anggaran baliho dan spanduk di diskominfo Bungo ini sudah berlangsung sejak beberapa tahun yang lalu bahkan anggaran pasca covid 19 yang lalu sempat viral terkait spanduk, banner dan baliho di setiap desa yang diduga piktif dan diusut oleh Aparat Penegak Hukum ( APH ) namun dalam perjalanan lenyap ditelan waktu tanpa kabar.

Diminta kepada APH untuk membongkar aliran dana dan keterlibatan rekanan serta dugaan Mark-up anggaran di Diskominfo Bungo sejak tahun 2019 sampai 2020, diminta bupati Bungo memanggil pejabat terkait dan mengevaluasi ulang anggaran di Diskominfo Bungo serta mengevaluasi kinerja pejabat terkait ( BN – war )

Komentar