Kelompok Tani dan PPL Jujuhan Ilir Ikuti Program Pertanian Modern PM-AAS

BUNGO4 Dilihat

Bungonews.net, Bungo -Petani bersama kelompok tani dan Petugas Penyuluh Lapangan (PPL) Kecamatan Jujuhan Ilir, Kabupaten Bungo, Jambi, mulai mengikuti Program Pertanian Modern Advanced Agriculture System (PM-AAS) sebagai upaya mendorong peningkatan produktivitas pertanian melalui penerapan teknologi dan mekanisasi.

Program modernisasi sektor pertanian tersebut ditandai dengan pelaksanaan tanam perdana pada Rabu (5/8/2026) di sejumlah lokasi, yakni Dusun Aur Gading, Sari Mulya dan Bukit Sari, Kecamatan Jujuhan Ilir.

Program PM-AAS merupakan kolaborasi antara Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Pemerintah Provinsi Jambi dan Pemerintah Kabupaten Bungo. Program ini menjadi salah satu langkah strategis untuk mendorong transformasi pertanian dari pola konvensional menuju sistem pertanian yang lebih modern, efisien dan berbasis teknologi.

Di Kecamatan Jujuhan Ilir, PM-AAS dilaksanakan pada empat titik lahan dengan total luas mencapai 750 hektare yang melibatkan lahan kelompok tani. Program tersebut menargetkan peningkatan produktivitas padi sekitar 6 hingga 6,5 ton per hektare, dengan dukungan sumber irigasi dan penerapan sistem budidaya yang lebih intensif.

Kepala Penyuluh Pertanian Kecamatan Jujuhan Ilir, Ahmad Wahyudi, mengatakan PM-AAS tidak hanya berorientasi pada peningkatan hasil panen, tetapi juga efisiensi biaya produksi dan pemanfaatan mekanisasi pertanian.
“Tujuan utama PM-AAS (Pertanian Modern – Advanced Agricultural System) adalah meningkatkan produktivitas dan hasil panen padi hingga mencapai 8 sampai 10 ton per hektare melalui sistem budidaya intensif, efisiensi biaya, serta pemanfaatan mekanisasi,” ujar Ahmad Wahyudi.
Menurutnya, penerapan pertanian modern tersebut diharapkan dapat memperkuat ketahanan dan swasembada pangan secara berkelanjutan, sejalan dengan program pemerintah dalam meningkatkan produksi pangan nasional.
Ahmad menambahkan, Kecamatan Jujuhan Ilir selama ini dikenal sebagai salah satu wilayah yang menjadi lumbung beras Kabupaten Bungo. Karena itu, penerapan PM-AAS diharapkan semakin memperkuat posisi Jujuhan Ilir sebagai sentra produksi padi sekaligus mendukung program ketahanan pangan di Kabupaten Bungo.
“Jujuhan Ilir merupakan salah satu lumbung beras Kabupaten Bungo yang terus didorong oleh Bapak Bupati Bungo, H. Dedi Putra, melalui program ketahanan pangan di Kabupaten Bungo,” pungkasnya.
Penerapan PM-AAS diharapkan tidak berhenti pada kegiatan tanam perdana, tetapi dapat menjadi model pengembangan pertanian modern yang mampu meningkatkan kesejahteraan petani, menekan biaya produksi, serta meningkatkan hasil panen secara berkelanjutan.
(azh)

Editor : Azwari

Komentar