Bungonews.net, Bungo-Upaya meningkatkan kualitas sarana dan prasarana pendidikan di Kabupaten Bungo terus menunjukkan perkembangan positif. Melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang digulirkan pemerintah, puluhan sekolah dari berbagai jenjang telah memperoleh bantuan rehabilitasi maupun pembangunan gedung sekolah.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Bungo, Analukita, melalui Kasi Sarana dan Prasarana Bidang Pembinaan Sekolah Dasar, Rajab Sihotang, menyampaikan bahwa pada tahun 2026 sejumlah sekolah di Kabupaten Bungo telah melaksanakan Perjanjian Kerja Sama (PKS) Program Revitalisasi Satuan Pendidikan
Adapun rinciannya meliputi 22 satuan PAUD, 5 Sekolah Dasar (SD), 9 Sekolah Menengah Pertama (SMP), dan 3 Sekolah Menengah Atas (SMA).
Sementara itu, pada tahun 2025 program serupa telah menjangkau 2 PAUD, 36 SD, 11 SMP, 3 SMA, 4 SMK, dan 1 SLB.
Rajab menjelaskan, sejak Program Revitalisasi Satuan Pendidikan diluncurkan, sebanyak 96 satuan pendidikan di Kabupaten Bungo telah menerima bantuan rehabilitasi maupun pembangunan gedung sekolah. Program ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan belajar yang lebih aman, nyaman, dan mendukung peningkatan mutu pendidikan.
“Kami berharap ke depan semakin banyak sekolah yang dapat mengikuti program ini. Karena itu, kami mengimbau seluruh satuan pendidikan agar melaporkan kondisi sarana dan prasarana secara faktual melalui aplikasi Dapodik, melengkapi formulir analisis tingkat kerusakan bangunan sekolah, serta mengunggah data tersebut pada menu Dapodik Sarpras,” ujarnya.
Menurutnya, keakuratan data yang disampaikan oleh sekolah menjadi salah satu faktor penting dalam proses penilaian dan penetapan calon penerima bantuan revitalisasi. Dengan data yang lengkap dan sesuai kondisi di lapangan, peluang sekolah memperoleh bantuan akan semakin besar.
Program revitalisasi ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam mewujudkan pemerataan kualitas fasilitas pendidikan di Kabupaten Bungo, sehingga seluruh peserta didik dapat belajar di lingkungan sekolah yang lebih layak dan representatif.( BN )
Editor : Azwari






























Komentar