Bungonews.net, Bungo -Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Rantau Ikil yang berlokasi di Jalan Lintas Sumatera, Dusun Rantau Ikil, Kecamatan Jujuhan, Kabupaten Bungo, Jambi, hingga tahun 2026 belum juga mengantongi akreditasi. Akibatnya, rumah sakit tersebut belum dapat melayani pasien peserta BPJS Kesehatan dan praktis sepi pasien rawat inap.
RSUD Rantau Ikil dibangun pada tahun 2019 dan mulai dioperasikan pada tahun 2023. Rumah sakit yang berada di kampung halaman mantan Bupati Bungo H. Mashuri ini diresmikan oleh H. Syafruddin Dwi Apriyanto (mantan Wakil Bupati Bungo) dan sempat menjadi kebanggaan masyarakat Kecamatan Jujuhan dan Jujuhan Ilir.
Namun harapan itu belum sepenuhnya terwujud. Pantauan media pada Kamis (29/1/2026), terlihat ruang rawat inap dan Unit Gawat Darurat (UGD) dalam kondisi lengang tanpa pasien. Aktivitas hanya tampak dari petugas medis yang berjaga.
Salah seorang petugas RSUD Rantau Ikil, Paturahman, membenarkan kondisi tersebut. Ia mengatakan hingga saat ini rumah sakit memang belum terakreditasi.
“Betul bang, sampai sekarang RSUD Rantau Ikil belum terakreditasi. Kami sudah mengikuti berbagai pelatihan dan mudah-mudahan tahun 2026 ini bisa terakreditasi,” ujarnya.
Ia juga menegaskan bahwa dari sisi sumber daya manusia dan fasilitas, rumah sakit sebenarnya telah siap beroperasi secara maksimal.
“Dokter sudah cukup, tenaga medis ada, ruang rawat inap tersedia, peralatan juga sudah ada. Hanya saja untuk pasien BPJS belum bisa dilayani karena belum ada kerja sama dengan BPJS, terkendala akreditasi,” tutup Paturahman. (azh)
Nasib RSUD Rantau Ikil Terkatung-katung, Dibangun Sejak 2019 Hingga Kini Belum Terakreditasi, Pasien Rawat Inap Nihil


























Komentar