Bungonews.net, Bungo – Niat Ripa’i, Ketua Lembaga Adat Melayu (LAM) Dusun Empelu, Kecamatan Tanah Sepenggal, Kabupaten Bungo, untuk mengundurkan diri dari jabatannya justru berujung pada pembubaran seluruh kepengurusan LAM oleh Datuk Rio Dusun Empelu.
Seorang anggota adat Dusun Empelu berinisial P kepada Bungonews.net, Senin (26/1/2026), menuturkan bahwa beberapa hari sebelumnya Ripa’i secara resmi menyampaikan pengunduran diri sebagai ketua. Namun keputusan yang diambil Datuk Rio bukan sekadar menindaklanjuti pengunduran diri tersebut, melainkan membubarkan seluruh kepengurusan lembaga adat.
“Beberapa hari lalu Ketua Lembaga Adat Dusun Empelu mengundurkan diri dari jabatannya sebagai ketua. Tapi oleh Datuk Rio justru seluruh kepengurusan LAM dibubarkan,” ujar P.
Menurutnya, kepengurusan LAM Dusun Empelu menerima mandat dari Datuk Rio sebelumnya pada September 2024. Karena itu, yang seharusnya diproses adalah pengunduran diri ketua, bukan pembubaran lembaga adat secara keseluruhan.
“Kami menerima mandat kepengurusan dari Datuk Rio yang lama pada September 2024. Semestinya yang dipertimbangkan hanya pengunduran diri ketua lembaga adat, bukan membubarkan lembaganya,” imbuhnya.
Pembubaran LAM tersebut berdampak langsung pada kehidupan sosial masyarakat. Warga mengaku kebingungan karena tidak adanya tokoh adat yang menjalankan fungsi kelembagaan, sementara sejumlah warga tengah menggelar pesta perkawinan yang membutuhkan peran adat.
“Dengan dibubarkannya lembaga adat, masyarakat menjadi bingung karena tidak ada tokoh adat. Padahal banyak warga yang sedang mengadakan pesta perkawinan,” ujarnya.
Pihaknya juga mengakui bahwa persoalan tersebut telah disampaikan ke Lembaga Adat tingkat kecamatan hingga kabupaten untuk mendapatkan perhatian dan kejelasan.
Tokoh masyarakat setempat membenarkan adanya informasi pembubaran LAM Dusun Empelu. Namun ia menyebutkan bahwa informasi yang diterimanya menyebut seluruh anggota adat turut mengundurkan diri.
“Informasinyo, yo, semua anggota mengundurkan diri dari lembaga adat. Untuk lebih jelasnya, coba tanya langsung dengan anggota adatnyo,” tutur sumber
Sementara itu, Camat Tanah Sepenggal yang dikonfirmasi terkait pengunduran diri ketua dan pembubaran LAM Dusun Empelu hingga berita ini diterbitkan belum memberikan jawaban. (BN)





















Komentar