Bungonews.net, Bungo-Ratusan warga Batang Uleh menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Bupati Bungo, Rabu (31/12/2025). Aksi ini merupakan bentuk kegelisahan masyarakat yang menuntut kejelasan dan penegakan hukum atas dugaan penyalahgunaan dana Koperasi TSBU.
Dalam aksinya, massa mendesak Pemerintah Kabupaten Bungo dan aparat penegak hukum untuk mengusut penggunaan dana koperasi yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah, yang diduga dipakai untuk pengurusan Sertifikat Hak Milik (SHM).
“Kami minta agar ratusan juta dana Koperasi TSBU yang digunakan untuk pembuatan sertifikat hak milik ini diusut tuntas. Ada juga dugaan penjualan kawasan hutan oleh oknum tertentu,” tegas Eka Bali, koordinator aksi, di hadapan massa.
Menurut Eka, koperasi sejatinya dibentuk untuk kesejahteraan anggota, bukan untuk kepentingan segelintir pihak. Ia menilai, jika dugaan tersebut dibiarkan, maka kepercayaan masyarakat terhadap koperasi dan pemerintah akan semakin runtuh.
Tak hanya soal dana koperasi, warga juga menyoroti maraknya aktivitas penambangan emas ilegal yang dinilai kian meresahkan. Selain merusak lingkungan, aktivitas tersebut disebut telah mencemari sungai yang selama ini menjadi sumber kehidupan masyarakat setempat.
“Kerusakan lingkungan dan pencemaran sungai sudah sangat terasa. Kami berharap pemerintah hadir dan tidak menutup mata,” tambahnya.
Aksi berjalan tertib dengan pengawalan aparat keamanan. Warga berharap tuntutan mereka tidak sekadar didengar, tetapi benar-benar ditindaklanjuti demi keadilan, transparansi, dan keselamatan lingkungan hidup. (BN)
Warga Batang Uleh Demo Kantor Bupati, Desak Usut Dana Koperasi untuk Pengurusan Sertifikat


























Komentar