Usut Proyek Rehab Lapangan Bola Kaki Asal Jadi Penyebab Banjir di Pasar Lubuk Landai, Inspektorat dan APH Jangan Tutup Mata!

PERISTIWA1022 Dilihat

Bungonews.net, Bungo – Proyek rehab lapangan bola kaki senilai Rp.101 juta dari Dana Desa (DD) Dusun Lubuk Landai tahun 2025 berbuntut masalah serius. Selain menimbulkan banjir akibat penutupan drainase jalan, proyek ini juga diduga kuat tidak sesuai dengan RAB.

Penutupan drainase tanpa izin maupun koordinasi dengan Dinas PUPR Kabupaten Bungo telah diakui langsung oleh Kepala Bidang Cipta Karya, Yeni. “Sampai hari ini belum ada koordinasi dengan kami bang,” tegasnya. Hal senada disampaikan oleh pegawai kantor Camat Tanah Sepenggal yang mengaku baru tahu setelah drainase ditutup dan lapangan sudah ditimbun.

Lebih parah lagi, sumber lain menyebutkan ada indikasi penyimpangan teknis. “Dalam RAB harus ada pasir urugan sebelum ditimbun tanah, tapi kenyataannya langsung ditutup tanah, bahkan drainase jalan ikut ditutup,” ungkapnya.

Dampak buruk proyek asal jadi ini terlihat jelas saat MTQ tingkat Kabupaten Bungo. Arena utama yang menggunakan lapangan bola tersebut digenangi air dan berlumpur, hingga pembukaan MTQ terpaksa digelar dalam kondisi memprihatinkan.

Kepala Dusun Pasar Lubuk Landai (Datuk Rio) ketika dikonfirmasi via telepon memilih bungkam. Sikap ini semakin menambah kecurigaan publik akan adanya penyimpangan dalam pelaksanaan proyek.

Masyarakat mendesak Inspektorat Kabupaten Bungo segera melakukan audit menyeluruh dan tidak hanya sekadar formalitas. Bila ditemukan pelanggaran, APH harus turun tangan menindak tegas agar Dana Desa tidak terus menjadi bancakan dan disalahgunakan tanpa ada efek jera.

 

( BN )

 

Komentar