Batang Bungo Duluan Viral Kini Giliran Alat Berat PETI Penyebab Sungai Batang Tebo Keruh Dipersoalkan, Yadi : Masyarakat Siap Bakar

BUNGO1072 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Baru- baru ini Penambangan emas tanpa izin ( PETI ) di kawasan ulu sungai Batang Bungo  tepatnya dusun Sungai Telang kecamatan Bathin III Ulu Penyebab kerusakan alam dan pencemaran lingkungan sempat viral yang ditanggapi oleh pemda Bungo dengan kesepakatan bersama pemberantasan PETI  , bila alat berat tidak keluar sesuai batas waktu yang ditentukan akan DITINDAK TEGAS TANPA TEBANG PILIH sehingga muncul istilah ” ZERO PETI ” Hingga saat ini masih saja diperdebatkan oleh berbagai kalangan.

Kini giliran PETi menggunakan alat berat ( Excavator ) di ulu sungai Batang Tebo  yang diduga penyebab keruhnya Sungai Batang Tebo yang sebelumnya dipubllikasi di beberapa media online  kembali dipersoalkan, kali ini tidak tanggung- tanggung Yadi pemuda asal Batang Tebo mengaku memiki data minta PETI ditindak Tegas  jika tidak masyarakat siap membakarnya

Dikatakan oleh Yadi ada puluhan alal berat PETI melakukan aktivitas ilegal di hulu sungai  Batang Tebo tepatnya di wilayah Dusun Renah Sungai Ipuh, Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang.

“Setahu saya, alat berat ini beroperasi di wilayah dusun Renah Sungai Ipuh. Seperti di Lubuk Belimbing dan Lubuk Batu Gajah Sungai Batang Tebo,” ungkapnya kepada wartawan Senin, (17/3/2025 )

Ditegaskannya “Saya punya datanya. Jika perlu, saya siap beberkan data ke pemerintah daerah dan APH kalau memang benar-benar serius ingin melakukan penindakan,” tegasnya.

Lebih lanjut dikatakannya pihaknya  sudah melakukan konsolidasi dengan warga di tiga kecamatan yang terdampak aktivitas tambang emas ilegal. “Kami pastikan siap turun dan membakar langsung alat-alat berat perusak alam tersebut,” tegasnya lagi

” Selama ini masyarakat sudah cukup sabar dengan aktivitas PETI yang tak kunjung berhenti.Coba bayangkan, untuk mandi saja airnya sudah tidak layak, apalagi untuk dikonsumsi,” katanya.

“Jadi, jangan ada lagi dalih menambang secara ilegal untuk cari makan, semua orang juga butuh makan. Silakan cari makan, tapi jangan merusak alam. Tapi kalau menggunakan alat berat, itu sudah cari kaya boss,” tuntasnya. ( BN )

 

sumber : Jambi beda.id 

Editor : Redaksi Bungonews

 

Komentar