Bungonews.net , BUNGO – Peluang penyimpangan penggunaan dana BOS Sekolah Dasar ( SD ) diwilayah kecamatan Pelepat sangat besar, pasalnya puluhan SD di wilayah ini di daerah terpencil sehingga sulit diawasi sehingga rawan penyimpangan .
Letak sekolah yang jauh dari kota yang dipastikan jarang terpantau tersebut membuat oknum kepala satuan pendidikan lebih leluasa ditambah kurang proaktifnya masyarakat dan tidak berperannya komite sekolah yang hanya dijadikan formalitas ( pelengkap admininstrasi ) menambah keleluasaan para oknum menggunakan dana Bos tanpa melalui musyawarah ,sedangkan pihak inspektorat juga jarang melakukan pemeriksaan ( audit ) langsung ke sekolah karena hanya menerima laporan tertulis dana bos yang diduga rekayasa tanpa menyesuaiakan dengan alat bukti penggunaannnya
Terpantau dibeberapa satuan pendidikan tingkat SD dI kecamatan Pelepat,kondisi sekolah yang tidak terawat bangku murid dan wc ,bangku murid yang dibiarkan rusak bahkan rumput liar pun dibiarkan padahal dalam anggaran dana BOS tersedia anggaran perawatan sekolah dan anggaran pemeliharaannya, begitu juga halnya dengan anggaran langganan dan jasa seperti listrik ,air dan langganan media
Selain itu dimasing – masing sekolah tidak ditemukannya papan informasi penggunaan dana bos yang semestinya harus diketahui oleh publik
Cecep Sudarjat , Kepala SDN 164 Ds Gapura Suci Ditamya alasan tidak dipasangnya papan informasi penggunaan dana Bos, Cecep Sudarjat mengaku lagi mencari tempat untuk untuk memasang papan informasi penggunaan dana bos ” Kami lagi mencari tempat untuk memasang papan informasi dana bos , insya Allah Kami tetap transparan ” tuturnya Kepsek yang memiliki jumlah siswa terbanyak di kecamatan Pelepat (10/3/2025 )
Diketahui di wilayah kecamatan Pelepat terdapat 26 SD Negeri dan 2 SD swasta dengan jumlah siswa paling sedikit adalah SD 111 Ds Bukit Telago sedangkan SD yang memiliki siswa terbanyak SD 164 Ds Gapura Suci yang dipimpin oleh Cecep Sudarjat mantan Ketua KKKS Pelepat dengan jumlah siswa 319 Siswa, selanjutnya SD 065 Sungai Bangsat yang dipimpin oleh Nurul mantan bendahara KKKS, sedangkan Kamel korwil Pelepet yang merangkap kepsek SD 113 Rantau Keloyang memiliki Siswa sebanyak 268 orang. begitu juga halnya deng SD 002 Senamat dengan jumlah siswa 285 orang
ini Dafar SD di Pelepat ;
1.SD 111 Bukit Telago
2.SD.132 Belukar Panjang
3.SD 123 Tebat Pelepat
4.SD 122 Rantau Keloyang
5.SD 121 Baru Pelepat
6.SD 113 Rantau Keloyang
7.SD 164 Gapura Suci
8.SD 143 Bukit Baru
9.146 Sungai Gurun
10.SD 061 Sekampil
11.SD 062 Padang Lalang
12.SD 063 Batu Kerbau
13.SD 065 Sungai Bangsat
14.SD.047 Sungai Beringin
15.SD 049 Senamat
16.SD 169 Lubuk Telau
17.SD 198 Dwi Karya Bakti
18.SD 170 Balai Jaya
19.SD 171 Pedukuh
20.SD 177 Lintas Jaya
21.SD 180 Mulya Bakti
22.SD 181 Cilodang
23.SD 182 Mulya Jaya
24.SD 225 Pelepat Lintas
25.SD.001 Rantau Asam.
26.SD 002 Senamat
27 SD Megasawindo
28 SD Harum Bangsa
sementara , Kamel korwil kecamatan Pelepat berulangkali dihubungi tidak membarikan jawaban
Diminta Inspektorat dan APH melakukan pemeriksaan pengggunaan dana Bos di kecamatan Pelepat yang diduga di tidak tepat sasaran dan diselewengkan ( bn )


























Komentar