Bungonews.net, BUNGO – Hujan deras diwilayah kecamatan Bathin III ulu ( Batilu ) Senin (30/12/2024 ) tidak saja menyebabkan luapan sungai Batang Bungo merendam perkampungan warga namun juga menyebabkan longsor
Longsor terjadi di ruas jalan desa Timbolasi dan Sungai Telang yang menyebabkan tidak bisa dilewati oleh kendaraan roda empat, dari 20 titik longsor 3 titik terparah sehingga tidak bisa diakses
Hal ini diakui dan dibenarkan oleh camat Bathin III Ulu ,Syofuan ” Ada 20 titik longsor dijalan raya Desa Timbolasi dan Sungai Telang , 3 titik memang tidak bisa dilewati bang ” Tutur Camat Bathin III Ulu kepada Bungonews (30/12/2024 )
Menariknya hingga saat ini belum ada bantuan alat berat dari instansi terkait untuk membersihkan material.longsor yang menutupi bandan jalan ” Sampai saat ini belum ada bantuan alat berat untuk membersihkan material longsor yang menutupi badan jalan bang,hanya ada alat berat dari BPBD yang informasinya sudah berangkat menuju lokasi ,saya masih menunggu kedatangan alat berat tersebut di dusun Muara Buat bang ” Pungkasnya
hal ini diakui oleh kepala BPBD Bungo, Zainadi ,dikatakannya ” Ada dua dusun yang terkena longsor yakni dusun Timbolasi dan Sungai Telang, malam ini bantuan alat berat dari BPBD sudah tiba di dusun Timbolasi dan direncanakan malam ini juga langsung kerja membersihkan dan membuka akses jalan yg tertutup longsor ” Tutur Zainadi
Dikatakannya ” Tadi sudah dimulai pekerjaan pembersihan dengan menggunakan alat pinjamn sewa dari warga yang membuka lahan perkebunan dari hulunya sementara alat berat BPBD akan membersihkan mulai dari hilirnya ” Tambahnya
Kami himbau kepada masyarakat berkenaan dengan rilis dari BMKG Jambi bahwa untuk provinsi Jambi tingkat curah hujannya sudah mulai meningkat dihimbau kepada masyarakat yang tinggal di bantaran sungai untuk selalu waspada terhadap bahaya banjir dan bagi pengguna jalan dimohon selalu waspada terhadap bahaya tanah longsor, apabila berkenderaan di waktu turun hujan deras, terutama kecamatan Bathin III Ulu,Rantau Pandan, Limbur Lubuk Mengkuang,dan Kecamatan Pelepat
( BN – war )


























Komentar