Bungonews.net, BUNGO- Ambruk nya turap penahan tebing sungai Batang Tebo di dusun Tanjung Menanti kecamatan Bathin II Babeko pasca banjir awal tahun 2024 yang lalu yang mengancam ambrolnya jembatan Tanjung menanti ternyata belum juga ada penanganan dan perbaikan sehingga terkesan dibiarkan
Pantauan dilapangan terlihat tebing disepanjang sungai Batang Tebo sebelah kiri dan kanan jembatan Tanjung Menanti sudah ambruk bahkan pondasi / abucment Jembatan tergerus air dan retak sehimgga terancam ambrol
” Sudah hampir satu tahun tebing disepanjang sungai Batang Tebo ini runtuh ,bahkan turap yang dibangun sebelumnya juga sudah ambruk,kami juga khawatir jembatan Tanjung menanti akan ambruk karena pondasinya sudah tergerus air , sayangnya sampai hari ini bahkan sudah diakhir tahun belum juga ada perbaikannya , sepertinya memang kurang oerhatian pemerintah,apa karena jabatan bupati Bungo dan gubernur Jambi akan berakhir sehingga kurang peduli ” Tutur warga setempat yang tidak mau disebut namanya
Zainadi kepala BPBD Kabupaten Bungo dikonfirmasi membenarkan bahwa tebing dan bahkan bangunan turap di Tanjung Menanti ambruk dilanda banjir pada awal tahun 2024 yang lalu bahkan pondasi jembatan Tanjung Menantipun terancam ambrol.
” Benar, tebing dan bahkan pondasi jembatan Tanjung Menantipun terancam ambrol, kita masih menunggu informasi dari Balai Wilayah Sungai Sumatera ( BWS VI ) Jambi kapan akan diperbaikinya, mudahan saja tahun ini akan ada perbaikan ” Tutur Zainadi ( 11/10/2024 )
Dikatakannya , selain selain Turap dan jembatan Tanjung Menanti ,turap masjid Al Atiq kampung Lereng juga menunggu perbaikan dari BWS VI Jambi.
Ditanya kerusakan jaln dan longsor yang menelan korban meninggalnya warga tertimbun longsor di ruas jalan Batang Bungo dusun Lubuk Kayu Aro yang juga belum diperbaiki , Zainadi Mengatakan ” Jalan longsor arah ke Batin III Ulu dusun Lubuk Kayu Aro minggu lalu sudah di survey oleh TIM BPBD Jambi yang akan diteruskan ke BNPB pusat, kita juga masih.menunggu tindak lanjutnya mudahan saja tahun ini sudah bisa ditangani ” Tutupnya ( BN- War )


























Komentar