Bungonews.net, BUNGO – Wihartono kepala sekolah SMKN 11 Bungo mengakui bahwa pihaknya melakukan pungutan komite sekolah ( KS ) setiap bulan sebesar Rp. 130.000 / siswa sebagai pengganti SPP dengan dalih untuk membayar gaji tenaga honor
” Benar, kami memungut uang komite sekolah kepada siswa setiap bulan, uang tersebut dipergunakan untuk membayar gaji guru honor ” Tutur Wihartono
Untuk menghindari terjadinya kemacetan pembayaran uang komite tersebut Wihartono mengaku mewajibkan siswanya menabung setiap hari minimal Rp.3.000/ hari tabungan tersebut akan dipotong setiap bulanya untuk iuran komite sekolah bila siswa terlambat membayarnya ,tambahnya
Diakuinya setiap bulan minimal uang pungutan komite sekolah yang dipungutnya dengan siswa kisaran Rp. 19.500.000 / bulan ,bila dikalikan 12 bulan maka pungutan komite sekolah ( PUNGLI ) mencapai Rp. 234.000.000 setiap tahun
Ditanya berapa orang honorer yang dibiayai setiap bulannya ? Wihartono justeru mengaku tujuh orang honorer di sekolahnya sudah lulus PPPK
Pungutan komite sekolah dengan dalih untuk membayar gaji honorer ini patut di tindaklanjuti oleh pihak terkait dan APH pasalnya Dana BOS juga dipergunakan untuk membayar honorer bahkan diperbolehkan minimal 50 persen dari anggaran yang diterima okeh satuan pendidikan
Di SMKN 11 Bungo ini diduga penggunaan dana Bos tidak transparan dan disinyalir terjadi penyimpangan pasalnya pada papan informasi penggunaan dana bos tidak dicantumkan rincian penggunaannya , kuat dugaan komite sekolah hanya dijadikan formalitas ( pelengkap administrasi ) sehingga keterlibatan komite sekolah dalam perencanaan, penggunaan dan pertanggung jawaban dana Bos hanya di atas kertas saja ( Bn )


























Komentar