Diprediksi Proyek Rp.30 Miliar Rehab dan Renovasi SD Di Bungo Tidak Tepat Waktu ” Habiskan Waktu 90 Hari Baru Galian Pondasi “

PERISTIWA578 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO –  Proyek rehab dan renovasi Sekolah Dasar ( SD ) dikabupaten Bungo yang dikerjakan oleh, PT.Citrabangun Sarana senilai Rp. 30 Miliar diprediksi tidak akan selesai tepat waktu, pasalnya proyek PUPR Satker pelaksana sarana prasarana permukiman provinsi Jambi ini baru tahapan galian pondasi sedangkan waktu pelaksanaan sudah menghabiskan 90 hari kalender sedangkan musim yang akan dihadapi adalah musim penghujan

Prediksi tidak selesai tepat waktu proyek rehab dan renovasi sekolah dasar ini terbukti dari 6 unit SD yang direhab di kecamatan Pelepat, kecamatan Jujuhan, kecamatan Bathin III Ulu,kecamatan muko-muko Bathin VII dan kecamatan Tanah Sepenggal baru tahapan galian pondasi

Tidak hanya itu dilokasi proyek ditemukan tidak satupun tersedia direksi keet padahal direksi keet merupakan bagian dari item pekerjaan yang dianggarkan minimal Rp 25 an juta / unit

Selain itu keselamatan dan kesehatan kerja ( K3 ) serta keamanan lingkungan pun kurang diperhatikan , hal ini terbukti minimnya himbauan keselamatan dan tidak adanya pagar keamanan proyek

Dikonfirmasi persoalan tersebut ,Suhendra Kelana pelaksana lapangan mengaku optimis akan selesai tepat waktu

” Kami mohon dukungannya bang ,kami tetao optimis akan selesai tepat waktu ” tuturnya tanpa memberikan alasan optimisnya

Sementara H.Bakri anggota DPR- RI yang disebut sebut yang nengelontor anggaran rehab SD di kabupaten Bungo dikonfirmasi mengatakan ” Mohon dibantu diawasi agar pekerjaannya tepat waktu dan tepat mutu ” ucapnya melalui sambungan seluler

Diketahui bahwa rehab dan renovasi SD Dikabupaten Bungo tahap 1 sebanyak 6 unit dengan jadwal pelaksanaan terhitung dari bulan September sampai bulan Mei 2024 , artinya waktu pelaksanaan sudah berjalan 3 bulan ( 90 hari kalender ) sedangkan kindisi real dilapangan baru tahapan galian pondasi

Untuk pengerjaan rehab dan renovasi 5 unit SD tahap 2 dimulai dari Januari – juli 2024

Selain diprediksi tidak selesai tepat waktu juga diduga proyek puluhan miliar ini tidak menggunakan material yang dianjurkan sesuai RAB , tunggu khabar selanjutnya ( BN )

Komentar