Bungonews.net, BUNGO – Puluhan bahkan ratusan paket proyek pemerintah yang bersumber dari dana APBD dijadikan pokir dewan ( pokok pikiran ) Dewan ( dibaca Dewan Perwakilan Rakyat Daerah)
Lebih – lebih jelang pemilihan legislatif 2024 mendatang tanpa terkecuali di kabupaten Bungo
Mayoritas anggaran yang bersumber dari dana APBD tahun 2023 ini dijadikan pokir dewan , tidak hanya kontruksi fisik bahkan proyek pengadaan pun sudah di kuasai oleh masing – masing dewan
Pokir dewan yang seyogyanya penyampaian aspirasi rakyat sesuai dengan kebutuhan bukan kepentingan ini membuat para kepala OPD dikabupaten Bungo tidak berkutik untuk membantah keinginan anggota dewan dengan dalih aspirasi rakyat padahal disinyalir hanya kepentingan oknum saja , akibatnya para kepala OPD pun terpaksa gigit jari
” Sebenarnya kami ingin peng anggaran proyek sesuai dengan apa yang menjadi kebutuhan masyarakat bukan karena kepentingan dewan semata namun kami tidak mampu menolaknya ” tutur kepala dinas di kabupaten Bungo yang sengaja tidak disebutkan namannya
Berani menolak berarti siap – siap dengan risikonya tahun anggaran berikutnya usulan tidak akan diresfon ” tambah sumber
Sebenarnya kami ingin proyek ini dibagi kepada masing – masing rekanan agar sama – sama bisa bekerja namun dalam prakteknya oknum rekanan yang dekat dengan anggota dewan saja yang diberikan kesempatan ” imbuh sumber
Sumber lain yang juga kepala dinas instansi di kabupatwn Bungo di konfirmasi mengaku puluhan proyek di instansi nya dihadikan Pokir dewan ” Proyek banyak lah , ada puluhan paket tapi itu semua Pokir dewan ” ujar nya mengakui
Kami para kepala dinas ini tidak bisa berbuat banyak meskipun kami kasihan dengan kontraktor yang tidak dapat jatah proyek ,tutupnya
Fakta ini membuat para rekanan kontraktor yang tidak memiliki koneksi dengan anggota DPRD meradang karena tidak diberi kesempatan bekerja,sehingga tidak rekanan kontraktor hilang dari dunia jasa konstruksi dan beralih profesi
” Tahun sebelumnya ada yang bekerja diluar kemampuan klasifikasi perusahaan dan banyak juga yang tidak dapat kerjaan karena semuanya tergantung anggota DPRD yang punya Pokir” ujar sumber A mengakui ( tim)


























Komentar