Bungonews.net, BUNGO – Lima unit proyek puskesmas diantaranya , Puskesmas Muara Bungo , puskesmas Pelepat , Puskesmas Tanah Sepenggal , Puskesmas Jujuhan dan Puskesmas Rantau Pandan yang bernilai Miliaran rupiah yang bersumber dari dana DAK tahun 2022 hanya puskesmas Rantau Pandan yang pondasi nya tidak mengunakan batu gunung atau batu kali melainkan menggunakan batu bata

Penggunaan batu bata untuk pondasi bangunan bertingkat puskesmas Rantau Pandan ini terpantau oleh tim investigasi dilapangan beberapa waktu yang lalu dan diakui oleh mandor proyek dilapangan

Penggunaan batu bata sebagai pondasi ini menurut mandor yang mengaku bernama Gondrong untuk menutupi item pekerjaan yang lain
” Benar pak, pondasi bangunannya menggunakan batu bata dan benar dalam gambarnya semestinya menggunakan batu gunung atau batu kali ,ini sengaja menggunakan batu bata karena untuk menutupi dan membiayai item pekerjaan yang lain yang tidak ada dalam gambar ” tuturnya sembari menjelaskan item pekerjaan yang tidak ada dalam gambar namun tetap dikerjakan
Diakuinya penggunaan batu bata untuk pondasi sebagai pengganti batu gunung atau batu kali ini sudah sepengetahuan pihak konsultan dan instansi terkait
Tidak hanya itu ,persoalan lantai dasar yang awalnya diakui sebagai lantai kerja ternyata digunakan untuk lantai permanen bangunan ” kondisi timbunan masih becek dan untuk menghindari penggunaan papan sebagai tapak penahan kayu skor coran lantai dua makanya kami cor saja lantainya ” Tutur mandor proyek kepada tim investigasi.
Kembali ditanya apakah lantai yang digunakan untuk alas kayu skor coran tersebut akan dibongkar atau dijadikan sebagai lantai bangunan ? Diakuinya ” Coran itu tidak akan dibongkar namun tetap digunakan untuk lantai dasar bangunan ” imbuhnya
Sementara pada pekerjaan tiang balok terlihat coran sambungan yang di khawatirkan kekuatannya ,sedangkan pada pekerjaan pondasi yang hanya menggunakan batu bata terlihat berongga.
Ketika dikonfirmasi dengan Indra Kusuma selaku PPTK proyek Puskesmas mangatakan ” Kami perintahkan kepada kontraktor untuk membongkar lantai yang dipersoalkan tersebut ” tuturnya kepada Bungo news beberapa waktu yang lalu
Fakta dilapangan ternyata tidak ada lantai yang dibongkar dan dibiarkan begitu saja
Diketahui proyek puskesmas Rantau pandan dikerjakan oleh perusahaan Mr.A group yakni rekanan kontraktor Mr.A group yakni CV Bintang Persada dengan anggaran sebesar Rp. 1,6 miliar ( 1.626.442.000,- )
Diminta kepada instansi terkait ,konsultan dan APH menindak lanjuti proyek yang diduga asal jadi tersebut ( BN – JP /war)


























Komentar