Bungonews.net,Bungo-Madrasah Tsanawiyah (MTs) Negeri 4 Bungo melakukan kerjasama dengan Pengurus Ranting Nahdlatul Ulama (PRNU) Dusun Daya Murni, Kecamatan Pelepat Ilir, Kabupaten Bungo dalam program tahfiz Al-Quran dan kajian kitab kuning.

Menurut Kepala MTsN 4 Bungo, Ahmad Syarif, kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen madrasah dan Nahdlatul Ulama dalam memperkuat pendidikan karakter dan spiritual siswa melalui program tahfiz Al-Qur’an dan kajian kitab kuning.
“Kolaborasi antara MTsN 4 Bungo dan Ranting NU Daya Murni dirancang untuk membimbing serta memotivasi siswa agar mampu menghafal Al-Qur’an secara terstruktur, fasih, dan konsisten,” katanya, Kamis (31/07/2026)
Syarif menambahkan, program ini diharapkan dapat mencetak calon penghafal yang berkualitas, tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki kedalaman spiritual. Dengan target minimal menghafal juz 30.
Ahmad Syarif menegaskan bahwa kerja sama dengan para penghafal Al-Qur’an dari NU Daya Murni merupakan upaya nyata madrasah dalam memenuhi kebutuhan pendidikan keagamaan di era modern.
“Kehadiran para hafiz dari Ranting NU Daya Murni akan memberikan pendampingan intensif, baik dari segi metode menghafal (muroja’ah), perbaikan tajwid, hingga pembentukan karakter Qur’ani para siswa,” jelas Ahmad Syarif.
Ahmad Syarif menambahkan, kedua belah pihak sudah beberapa kali mengadakan pertemuan untuk menyatukan persepsi. Dalam pertemuan tersebut, disepakati beberapa skema pendampingan. Skema tersebut meliputi bimbingan rutin dan setoran hafalan dengan penjadwalan sesi khusus tahfiz di luar jam pelajaran inti.
Selain itu, akan diterapkan metode bimbingan standar tahfiz yang efektif dan sesuai dengan usia remaja, serta evaluasi dan pengujian hafalan secara berkala untuk memantau perkembangan siswa secara terukur dari para penghafal Al-Quran yang sudah mendalami ilmu Al-Quran bertahun-tahun.
“Secara sanad, peserta didik kita akan mendapatkan dari penghafal Al-Quran alumni dari Pulau Jawa,” imbuhnya.
Ketua Tanfidziah Ranting NU Daya Murni Ustadz Abdul Haq Assyafi’ menyambut baik inisiatif ini dan menyatakan kesiapan untuk menerjunkan tenaga pengajar yang kompeten dalam mendampingi proses pembimbingan.
“Melalui program unggulan tahfiz Al-Qur’an ini, semoga nanti lulusan siap bersaing di jenjang pendidikan berikutnya. Selain itu, lulusan diharapkan dapat membawa keberkahan bagi keluarga, madrasah, dan masyarakat luas,” ujarnya.
Abdul Haq menjelaskan, selain program menghafal Al-Quran, siswa-siswi MTs Negeri 4 Daya Murni juga ada program bimbingan karakter lewat kajian kitab kuning yang dilakukan setiap malam Sabtu, Ahad dan Senin.
Dengan harapan, kegiatan tersebut bisa memberikan ilmu tambahan selain di madrasah serta mengisi waktu kosong dan menghindari kenakalan remaja karena banyaknya waktu longgar.
“Selain ngaji Al-Quran, kita juga membimbing para siswa-siswi MTs Negeri 4 untuk mengaji kitab kuning dengan pendalaman hadis, fikih dan akhlak. Kegiatan ini dilakukan setelah salat magrib di kantor sekretariat Nahdlatul Ulama Daya Murni,” tandasnya. (Syarif Abdurrahman)





























Komentar