Bungonews.net,Bungo -Lembaga Pemasyarakatan (Lapas)Kelas IIB Muara Bungo kembali melaksanakan kajian Kitab Arbain Nawawi yang berisi hadis Nabi Muhammad dalam rangka kegiatan pembinaan kepribadian dan kerohanian bagi warga binaan pemasyarakatan yang beragama Islam.
Kajian tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Taubah Lapas Kelas IIB Muara Bungo bekerja sama dengan Gerakan Pemuda (GP) Ansor Nahdlatul Ulama Kabupaten Bungo sebagai mitra dalam mendukung program pembinaan keagamaan bagi warga binaan.
Kegiatan berlangsung dengan suasana yang khidmat dan penuh antusiasme dari para warga binaan menjelang salat zuhur berjamaah di ruang utama Masjid Al-Taubah, Sabtu (30/5/2026).
“Kegiatan ini menjadi salah satu bentuk sinergi antara Lapas Kelas IIB Muara Bungo dengan elemen masyarakat dalam mendukung proses pembinaan yang berkelanjutan, khususnya di bidang kepribadian dan kerohanian,” jelas pengawas Masjid At-Taubah Lapas Kelas IIB Muara Bungo Sutarman.
Sutarman menjelaskan, kegiatan diawali dengan pembukaan dan sambutan dari petugas pembinaan yang menyampaikan pentingnya pembinaan kepribadian dan kerohanian sebagai sarana meningkatkan keimanan, ketakwaan, serta membentuk karakter positif warga binaan selama menjalani masa pidana.
Selanjutnya, tim dari GP Ansor Kabupaten Bungo memberikan tausiyah dan pembinaan keagamaan yang berisi materi dari hadis Nabi Muhammad tentang pentingnya menjaga akhlak, memperkuat keimanan, menumbuhkan rasa tanggung jawab, serta meningkatkan semangat untuk menjadi pribadi yang lebih baik.
“Harapannya, melalui kegiatan ini para warga binaan dapat memanfaatkan waktu pembinaan untuk memperbaiki diri dan meningkatkan kualitas spiritual. Materi agama yang bersumber dari Quran dan hadis bisa sebagai kompas dalam kehidupan ketika di sini dan setelah kembali ke rumah,” kata Sutarman.
Menurut Sutarman, harapan terbesar dari kegiatan ini yaitu warga binaan semakin termotivasi untuk memperbaiki diri, meningkatkan kualitas ibadah, serta memiliki bekal moral dan spiritual yang kuat sebagai persiapan kembali ke tengah masyarakat.
“Materi disampaikan secara interaktif sehingga peserta dapat mengikuti dengan baik dan memperoleh pemahaman yang lebih mendalam mengenai nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari. Para warga binaan mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh perhatian,”ungkapnya.
Ketua GP Ansor Bungo Andi Putra mengatakan bahwa kegiatan pembinaan kepribadian dan kerohanian di Lapas Kelas IIB Muara Bungo merupakan program jangka panjang dan berkelanjutan dengan berbagai jenis program unggulan.
“Kita di GP Ansor ada banyak talenta yang ahli di bidang agama. Program ini akan berkelanjutan dengan jenis kegiatan beragam seperti kajian hadis, fikih ibadah, perawatan jenazah, penyembelihan dan lain sebagainya,” tandasnya. ( BN )
Kontributor : Syarif Abdurrahman

























Komentar