Musim Kemarau Tiba, Armada Rusak, Anggaran Penyelamatan Dan Evakuasi Menipis : Siapa Yang Bermain ?

PERISTIWA19 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Penggunaan anggaran evakuasi bencana dan korban kebakaran tahun 2024 mencapai Rp.10,6 Miliar masih dalam tanda tanya besar, benarkah duit tersebut di alokasikan untuk kegiatan tersebut atau kemana rimbanya ?

Memasuki tahun 2026 yang baru 3 bulan berlangsung anggaran penyelamatan dan evakuasi di BPBD sudah mulai menipis bahkan nyaris sudah dipergunakan padahal tahun 2026 ini masih ada 9 bulan lagi jelang akhir tahun anggaran,sedangkan risiko musibah dan bencana di musim kemarau panjang sebagaimana dirilis olel BMKG memiliki risiko tinggi kebakaran

Menariknya lagi Mobil Damkar Yang dikelola oleh Pol PP dan Damkar Bungo sudah bertahun- tahun mengalami kerusakan, hal ini memerlukan perhatian serius dari pemerintah daerah.

Berdasarkan data yang dirangkum Bungonews diketahui bahwa Pagu kegiatan penyelamatan dan evakuasi di BPBD Bungo menipis bahkan nyaris telah digunakan, berikut ini rinciannya sebagaimana dilaporkan pada tanggal 13 Maret 2026 :
1.Belanja jasa tenaga penanganan bencana pagu Rp.235.200.000 anggaran SPPD terbit Rp.126.Juta
2.Belanja Jasa tenaga Administrasi Rp 432 juta SPPD terbit Rp.234 juta
3.Belanja Iuran Jaminan Kesehatan bagi Non ASN Rp.104 juta SPPD terbit Rp.57 juta
4.Jaminan kecelakaan kerja bagi Non ASN Rp.1.589.760 SPPD terbit Rp 1.589.760
5.Jaminan kematian bagi Non ASN Rp.1.987.200 SPPD Terbit Rp.1.000.000,-
6.Perjalanan Dinas Biasa Rp.40.275.000 SPPD Rp 40.275.000,-
7.Perjalanan Dinas Dalam Kota Rp 25.500.000,-

Menipisnya anggaran di salah satu bidang di BPBD ini sangat mempengaruhi kinerja BPBD ini ke depannya terlebih dalam menghadapi risiko bencana dan insiden dalam daerah.

Dikonfirmasi persoalan tersebut, Zainadi Kepala BPBD Kesbangpol dimintai tanggapannya tidak memberikan resfon

Sumber internal menyampaikan ke khawatirannya “Masih ada 9 bulan lagi tahun 2026 ini sedangkan anggaran sudah mulai menipis terlebih musim kemarau yang akan dihadapi ” tutur sumber

Terkait rusaknya mobil damkar tidak hanya diakui oleh Pihak BPBD Bungo tapi juga diakui oleh Pol PP Damkar Bungo
” Memang Iyo sebagian ado yang rusak,dengan kondisi keuangan saat ini terpakso memaksimalkan sarana yang ado itulah ” Tutur Daruqotni Kasat pol PP Bungo

Terkait persoalan tersebut Daruqotni Satpol PP Bungo dan Zainadi Kepala BPBD Bungo mengaku telah mengusulkan mobil damkar ke Pemerintah pusat melalui BNPB. ( BN )

 

 

 

Komentar