Bungonews.net, Pekerja Tambang Emas Ilegal ( PET) di kawasan Bandar udara ( Bandara ) Muara Bungo yang berlokasi di desa Sungai Buluh kecamatan Rimbo Tengah kabupaten Bungo – Jambi akui ada jasa keamanan dan setoran sebesar 25 persen kepada pemilik tanah
” Kami bekerja malam dan aman- aman saja karena ada setoran ke pemilik tanah dan untuk keamanan ” Tutur Pekerja Peti kepada wartawan baru- baru ini.
Fee tanah dan keamanan diakui diserltor kepada Salim selaku pemilik tanah sekaligus penadah emas ilegal yang juga berperan sebagai koordinator
“Kalau tidak ada keamanan, mustahil kami berani main Dongfeng disini bang. Tu lihat, ada puluhan rakit Dongfeng yang sudah siap bekerja,” terangnya kembali.
Meskipun harga beli dari Bos Salim relatif rendah bila dibandingkan dengan pembeli lain, namun para pekerja mengaku tidak bisa berbuat banyak karena mereka mendongfeng di tanah yang dikuasai Salim.
“Harga jual emas nya berbeda jauh dengan pembeli lain, tapi karena kami mendongfeng dilokasinya, ya mau tidak mau jual dengan berat hati walaupun harganya cuma Rp1.800.000 per gram,” tutupnya.
Meskipun aktivitas tambang emas ilegal di kawasan. bandara Muara Bungo dilakukan terang-terangan namun tidak ada tindakan razia yang dilakukan oleh tim terpadu kabupaten Bungo ( BN )
(Tim)


























Komentar