Atap Bocor, Meja Kurang: MTsN 3 Bungo di Pulau Batu Menunggu Kepedulian Negara

PERISTIWA179 Dilihat

Bungonews.net, Bungo-Di tengah gencarnya wacana peningkatan mutu pendidikan, Madrasah Tsanawiyah Negeri (MTsN) 3 Bungo di Pulau Batu, Kecamatan Jujuhan Ilir, justru berjuang bertahan dengan kondisi bangunan yang kian rapuh. Sekolah yang berdiri sejak tahun 1970-an dan telah melahirkan banyak generasi berprestasi itu kini berada di ambang keprihatinan serius.
Pantauan Bungonews.net, Selasa (6/12/2026), menunjukkan hampir seluruh atap gedung sekolah—baik ruang kelas maupun ruang kantor mengalami kebocoran. Material atap yang sudah lapuk dan kropos membuat proses belajar mengajar kerap terganggu, terutama saat hujan turun.

Kondisi ini bukan terjadi sehari dua hari. Pihak sekolah menyebut telah berulang kali mengajukan permohonan rehabilitasi bangunan. Namun hingga kini, sekolah yang menampung sekitar 80 siswa-siswi tersebut belum juga tersentuh realisasi perbaikan.

Kepala MTsN 3 Bungo, Usman, melalui salah seorang tenaga pengajar, Rusdianto, membenarkan kondisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa kerusakan bangunan hampir merata di seluruh ruang belajar.
“Rata-rata ruang kelas MTsN 3 Bungo mengalami kebocoran karena atap gedung sudah kropos dimakan usia. Ini jelas sangat mengganggu kenyamanan dan keselamatan siswa,” ujarnya.

Tak berhenti di situ, keterbatasan fasilitas belajar juga menjadi persoalan lain yang tak kalah memilukan. Meja dan kursi siswa jumlahnya sangat terbatas. Demi kelangsungan kegiatan belajar, pihak sekolah bahkan harus mengeluarkan biaya secara swadaya.
“Meja dan kursi sangat minim. Kami terpaksa swadaya membelinya agar anak-anak tetap bisa belajar dengan layak,” tambah Rusdianto.
Pihak sekolah berharap pemerintah, khususnya Kementerian Agama, tidak lagi menutup mata. Rehabilitasi total atap gedung serta pengadaan sarana belajar dinilai sudah sangat mendesak.
“Anak-anak di sini punya hak yang sama untuk belajar dengan aman dan nyaman. Kami berharap ada alokasi anggaran rehab dan bantuan perlengkapan belajar secepatnya,” tutupnya.

Lebih dari sekadar bangunan bocor, kondisi MTsN 3 Bungo adalah potret ketimpangan pendidikan di daerah terpencil. Saat semangat belajar masih menyala di mata para siswa, negara seharusnya hadir—bukan sekadar dalam janji, tetapi dalam tindakan nyata. (BN )
.

Komentar