Tidak Hanya Dilubuk Kayu Aro di Rantau Pandan Pun Proyek Cetak Sawah Mangkrak ” Alat Berat Sudah Keluar ” Diminta APH Usut Tuntas

BUNGO, NASIONAL263 Dilihat

Bungonews net, Bungo – Akibat kurang matangnya perencanaan,lemahnya pengawasan serta tidak profesionalnya penyedia 261 ha dari target 915 ha cetak sawah dikabupaten Bungo terancam gagal.hal ini terbukti jelang akhir tahun Proyek cetak sawah didusun Lubuk Kayu Aro seluas 109 Ha hanya dikerjakan 20 Ha dan ditinggal begitu saja.

Begitu juga halnya di dusun Rantau Pandan seluas 113 Ha sawah hanya dikerjakan 10 Ha juga ditinggalkan begitu saja oleh kontraktor pelaksana CV.Abbiyu Bangun Konstruksi
” Alat berat yang kerja cetak sawah di Rantau Pandan sudah keluar semuanya bang” Tutur sumber kepada Bungonews (9/12/2025 )

Dikatakannya dari target 113 Ha cetak sawah di Rantau Pandan hanya 10 Ha yang dikerjakan ” Cuma Ado 10 Ha yang dikerjakan, informasinya kontraktor tidak sanggup bayar sewa alat berat ” tambahnya

Menurut sumber proyek cetak sawah di wilayah kecamatan Rantau Pandan dusun Lubuk Kayu Aro dan dusun Rantau Pandan termasuk di wilayah kecamatan Tanah Tumbuh dikerjakan oleh Agung kontraktor Asal Kerinci mengatasnamakan CV.Abbiyu Bangun Konstruksi dan Tanah Tumbuh ” Dana proyek sudah sebesar 30 persen sudah dicairkan oleh Dinas Pertanian Provinsi, sementara proyeknya gagal,ini bakal berurusan dengan hukum nampaknya bang ” ujar sumber

Terkait mangkraknya proyek cetak sawah di Rantau Pandan, Sirojuddin dikonfirmasi tidak memberikan jawaban.

Sementara menurut Robiul awal Datuk Rio Dusun Lubuk Kayu Aro yang juga mengalami cetak sawah gagal mengatakan ” Informasinyo alat berat yang kerjo di dusun Rantau Pandan sudah keluar dan tidak bekerja lagi bang ” tuturnya sembari mengatakan bahwa masyarakat yang membantu survei lokasi cuma dibayar Rp.150.000 / hari

Berdasarkan informasi yang dirangkum Bungonews diketahui bahwa untuk biaya survei investigasi ( SID ) sebagaimana dicanangkan oleh Gubernur Jambi Biaya untuk SID cetak sawah seluas 915 Ha di Bungo sebesar Rp 594.750.000,- dengan biaya survei Per Hektare sebesar Rp.649.453/Ha sedangkan proyek cetak sawah sesuai kontrak dikabupaten Bungo hanya 261 Ha itupun baru dikerjakan puluhan hektare .

Selain itu biaya cetak sawah perhektare di wilayah kabupaten Bungo kisaran Rp.25 juta sampai Rp.32 juta perhektare.hal ini diakui oleh Hasbi Kadis TPHP Kabupaten Bungo ” Biaya cetak sawah perhektarnya untuk wilayah kita kisaran Rp 25- 32 juta perhektar yang disesuaikan dengan tingkat kesulitan lokasi ” Ucapnya

Diminta APH untuk mengusut dana SID dan proyek cetak sawah yang mangkrak di kabupaten Bungo

( BN – war )

Komentar