Bungonews.net, Bungo- Sejumlah proyek revitalisasi ruang belajar di Kabupaten Bungo hingga awal November 2025 masih menunjukkan progres di bawah 50 persen. Padahal, waktu pelaksanaan tinggal beberapa minggu lagi sebelum batas pertengahan Desember 2025.
Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (Dikdas) Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo, Zeka Apriadi, mengingatkan kepala sekolah selaku penanggung jawab kegiatan bersama Tim Pelaksana Pembangunan Satuan Pendidikan (TP2SP) agar segera mempercepat pekerjaan tanpa mengorbankan kualitas.
“Kita harapkan semua satuan pendidikan penerima program segera menambah tenaga kerja dan memastikan ketersediaan material seperti bata, besi, semen, dan pasir. Kadang bahan-bahan itu sulit didapat, jadi perlu disiapkan sejak awal agar pekerjaan tidak tersendat,” ujar Zeka, Jumat (8/11/2025).
Ia juga menekankan pentingnya pengawasan ketat dari konsultan dan fasilitator lapangan agar pelaksanaan tetap sesuai rencana dan spesifikasi.
“Kami tidak ingin karena dikejar waktu, pekerjaan jadi asal-asalan. Hasilnya harus kuat, rapi, dan bermanfaat untuk anak-anak kita,” tegasnya.
Zeka juga meminta kepala sekolah penerima bantuan lebih transparan dan terbuka dalam berkomunikasi.
“Jangan menutup diri atau alergi terhadap masukan. Kolaborasi yang baik justru mempercepat pekerjaan dan menjaga mutu,” tambahnya.
Sementara itu, Ricky, Kepala SDN 103/II Tanjung Agung, mengakui progres pekerjaan di sekolahnya masih di bawah 50 persen.
“Kami akan menambah pekerja dan lembur setelah atap selesai dipasang,” ujarnya.
Hal senada disampaikan Umar, Kepala SDN 106/II Sungai Binjai. “Kami berkomitmen menyelesaikan pekerjaan tepat waktu, meski harus lembur,” katanya singkat.
Pantauan di lapangan menunjukkan, sejumlah sekolah penerima bantuan seperti SD di Dusun Pedukun dan SD Tepi Danau juga masih tertinggal progresnya.
Dinas Pendidikan Kabupaten Bungo berharap seluruh proyek revitalisasi ruang belajar di berbagai kecamatan dapat rampung tepat waktu dan tepat mutu, sehingga siswa bisa memulai semester baru di ruang kelas yang lebih layak, aman, dan nyaman.( BN- war )















Komentar