Bungonews.net, Bungo – Proyek revitalisasi kawasan Simpang Bambu Kuning Tugu Adipura, Simpang Kampung Solok, Simpang Sri Soedewi, dan Jalan Laisa kini mulai dikebut. Proyek yang bersumber dari Dana Alokasi Umum (DAU) tahun 2025 dengan nilai Rp 2 miliar ini dikerjakan oleh CV. Putra Mandiri, kontraktor asal Dharmasraya, dengan masa pelaksanaan 78 hari kalender terhitung sejak 15 Oktober 2025.
Pekerjaan revitalisasi ini diharapkan dapat mempercantik wajah kota Muara Bungo sekaligus mengurangi risiko kemacetan dan kecelakaan lalu lintas di titik-titik padat kendaraan. Tahap awal dimulai dari kawasan Taman Terbuka Hijau (TTH) Simpang Bambu Kuning Tugu Adipura, yang kini tampak dipenuhi aktivitas pembongkaran pohon menggunakan alat berat.
“Kami upayakan semaksimal mungkin agar proyek ini selesai sebelum akhir tahun, Bang,” ujar kontraktor pelaksana kepada Bungonews.net di lokasi pekerjaan, Kamis (6/11/2025).
Sementara itu, Bupati Bungo H. Dedy Putra menyambut baik pelaksanaan proyek ini. Menurutnya, revitalisasi kawasan simpang tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah mempercantik tata kota dan meningkatkan keselamatan pengguna jalan.
“Revitalisasi Simpang Bambu Kuning ini bukan hanya soal keindahan, tapi juga bagian dari penataan lalu lintas dan keamanan pengguna jalan. Kita ingin wajah kota Bungo lebih tertib, bersih, dan nyaman,” ujar Bupati.
Revitalisasi kawasan ini diharapkan menjadi ikon baru Kota Bungo, menghadirkan tata ruang yang lebih tertib, asri, dan menarik bagi warga maupun pengunjung
.( BN -war )















Komentar