Diminta APH Usut Dugaan Gratifikasi Proyek di Bungo

BUNGO936 Dilihat

Bungonews.net, Bungo -Dugaan gratifikasi proyek dikabupaten Bungo sejak beberapa  tahun belakangan ini kian  menggila  namun disayangkan tidak pernah dilirik oleh aparat penegak hukum

Gratifikasi suap menyuap antara oknum rekanan kontraktor dengan oknum pejabat  PPK,kepala OPD bahkan melibat  oknum kepala daerah  ini terjadi disaat jelang proses lelang  pengadaan  barang dan jasa  dan bahkan terparah  jelang jelang pemilihan kepala daerah

ilustrasi

” Suap menyuap antara oknum rekanan dengan oknum pejabat  dan bahkan melibatkan oknum kepala daerah dikabupaten Bungo sudah akut bang, jika ini dibongkar maka banyak pihak yang terlibat ” Tutur pengusaha  jasa konstruksi asal Bungo yang tidak disebutkan namanya mengakui kepada Bungonews (3/9/2025)

Sumber menyebutkan ” Jika satu kasus suap menyuap proyek terungkap maka yang lainnya akan terungkap karena selama ini rekanan takut buka suara karena  masih saja diiming- iming proyek tahun berikutnya dan khawatir terlibat sebagai pelaku yang memberikan suap ” ujarnya menyebut nama instansi yang dimaksud

Tidak hanya itu sumber juga menyebutkan ada komitmen fee proyek antara oknum rekanan dan konsultan dengan oknum pejabat ” Komitmen fee ini dibayar didepan bang ,ada juga yang dibayar setelah pencairan uang muka ” ungkapnya sembari menyebut salah satu oknum rekanan dan oknum pejabat yang dimaksud

Dugaan gratifikasi suap menyuap iming- iming proyek ini dapat dibuktikan dari salah seorang rekanan kontraktor  berinisial ” Z”  melayangkan surat somasi melalui kuasa hukumnya Faisal,SH.MH yang ditujukan kepada oknum penguasa meminta dikembalikan duit ratusan juta yang telah disetorkan dengan iming- iming proyek namun proyek yang dijanjikan tidak ada

Somasi yang membuktikan adanya perbuatan melawan hukum gratifikasi proyek ( suap menyuap ) ini diakui oleh Z ( kontraktor ) dan pengacara penerima kuasa ” Benar saya sudah memberikan kuasa kepada pengacara agar duit ratusan juta yang sudah saya setor tapi proyek yang dijanjikan tidak ada ” Ucapnya yang dibenarkan oleh Faisal,SH dan Rezky

” Nampaknyo kami diperalat oleh kontraktor ini bang sebab sampai hari ini kontraktor yang memberi kuasa sulit untuk dihubungi , perlu diingat kuasa yang diberikan kepada kami belum dicabut ,dengan demikian kami masih punya hak untuk atas kuasa tersebut termasuk malaporkannya ” ujar Rezky yang dibenarkan oleh Faisal ,SH.MH

Diminta kepada APH untuk mengusut dugaan gratifikasi suap menyuap dan komitmen fee proyek dikabupaten Bungi ( BN )

Komentar