Bungonews.net, TEBO- Proyek pembangunan jalan rigid beton tahun 2024 sebesar Rp.24,1 Miliar di wilayah kecamatan Rimbo Ilir kabupaten Tebo ke pabrik Kelapa sawit PT.SMS desa Sungai Alai yang dikerjakan oleh PT.Selaras Restu Abadi kian menarik, pasalnya dikerjakan asal jadi dan bahkan belum satu tahun sudah rusak dan bahkan ambrul dihantam longsor
Bu
Menariknya proyek DBH sawit tahun 2024 ini menjadi temuan BPK kekurangan Volume dengan nominal mencapai setengah miliar rupiah( Rp539.873,855,28) pada item pekerjaan Laston Lapis us (AC-WC), Laston Lapis Antara (AC-BC), Beton Struktur fc’ 25 Mpa dan anyaman kawat yang dilas (Wealded Wiremesh)
Sementara pada pekerjaan rigid beton yang ambrul diduga akibat kurang matangnya perencanaan sehingga gorong-gorong tidak mampu menahan debit air yang semestinya dibangun box culvert
PROYEK BOX CULVERT TANPA PAPAN MEREK

Pasca Ambrulnya jalan Rigid beton dari Blok C ke Blok E Alailir ke PKS PT.SMS desa Sungai Alai pada pemerintah kabupaten Tebo mengalokasikan anggaran pembangunan Box Culvert tanpa memasang papan merek proyek sebagai identitas kegiatan sehingga publik tidak mengetahui instansi leading sectornya, sumber pendanaan, nilai pembiayaan dan kontraktor pelaksana.
Tidak dipasangnya papan merek proyek di lokasi proyek rigid beton yang ambrul tersebut disengaja agar publik tidak mengetahuinya, tidak dipasangnya papan merek proyek ini dibuktikan oleh bungonews sejak awal pelaksaan proyek beberapa bulan yang lalu hingga kemaren , Rabu (16/07/2025 ) masih saja tidak dipasang papan merek proyek dimaksud sedangkan proyek sudah rampung dikerjakan
” Sejak dari awal sampai hari ini tidak ada papan merek proyek nya pak ” tutur warga setempat
Pelaksana proyek rigid beton yang ambrul tersebut , Memet mengatakan ” Kami tidak tahu siapa kontraktornya bang, yang jelas proyek box culvert ini bukan kami yang mengerjakannya ” Ucap Memet kepada Bungonews baru- baru ini
Diminta kepada APH untuk menelusuri perencanaan dan pelaksanaan proyek box culvert tersebut apakah sudah sudah melalui prosedur dan mekanisme proses pengadaan barang dan jasa atau proyek akal- akalan para oknum saja dan mengusut dugaan proyek rigid beton tersebut

Selain proyek box Culvert yang pada ruas jalan sama pemda Tebo juga menganggarkan proyek lanjutan pengaspalan jalan menuju PKS PT.SMS ( Blok .C – Alai Ilir ) senilai Rp.4,9 Miliar yang dikerjakan oleh CV.Sumber Artha Bumi Swarna.
Selanjutnya di Block C – Block A dianggarkan kegiata rekontruksi Jalan ( Rigid beton ) senilai Rp3,5 Miliar yang dikerjakan oleh CV.Sahabat Mitra Sejati

Menariknya dalam prakteknya rekanan diduga tidak memperhatikan keselamatan lalu lintas saat pelaksanaan kontruksi, hal ini ditemukan langsung oleh Bungonews, Rabu ( 16/07/2025 ) tidak ada petugas yang mengatur arus lalu lintas sehingga menyebabkan kendaraan terpaksa melintasi jalan yang baru saja dilakukan pengecoran dasar akibatnya kontruksi coran rusak dilalui roda empat ( BN )


























Komentar