Bungonews net, Bungo – Penggunaan dana Bos SMPN 10 Muara Bungo dipertanyakan dan diduga tidak sesuai dengan biaya yang dilaporkan

Berikut ini rincian pengguhaannya :
pada tahun 2023 tahap 1 SMPN 10 Muara Bungo melaporkan pengembangan perpustakaan sebesar Rp.18.483.500, kegiatan ekstrakurokuler sebesar Rp.5.794.500, pemeliharaan sarana dan prasana sekolah Rp.11.508.250, penyelenggaraan kesehatan dan gizi Rp. 13.225.000, dan pembayaran honor sebesar Rp.26.760.000,-
Pada tahun 2024 tahap 1 dilaporkan biaya penerimaan suswa baru sebesar Rp 200.000,- dianggarkan lagi pada tahap 2 sebesar Rp.4.040.300, pengembangan perpustaian sebesar Rp.10.265.000 tahap 2 dilaporkan lagi pengembangan perpustakan sebesar Rp.429.400, kegiatan pembelajaran dan bermain 7.397.600, evaluasi pembelajaran dan bermain Rp.17.479.450, pada tahap 2 sebesar Rp.22.440.100, administrasi sekolah tahap 1 sebesar Rp.8.120.450 tahap 2 sebesar Rp.13.264.200, pengembangan profesi pendidik sebesar Rp.3.548.500,- langganan daya dan Jasa Rp 5.036.000,- pemeliharaan sarana dan prasarana 26.239.500,-pembayaean honor 22.200.000,- dan evaluasi pembelajaran tahap 2 sebesar Rp.17.856.700
Dikonfirmasi persoalan tersebut , Sufardi kepsek SMPN 10.Muara Bungo bungkam dan tidak memberikan jawaban.
Diiminta kepada inspektorat dan APH untuk mengusut penggunaan dana Bos SMPN 10 Muara Bungo yang diduga laporanya tidak sesuai dengan belanaja dan pembiayaannya ( BN)















Komentar