Bungonews.net, BUNGO – Dua pekan lebih kantor rio ( kantor desa red ) dusun Tanah Periuk kecamatan Tanah Sepenggal Lintas kabupaten Bungo disegel oleh warga pasca aksi demo menuntut agar datuk rio ( kades red ) di non aktifkan terkait dugaan penyelewengan dana desa dan dugaan pemalsuan tanda tanda tangan BPD, hari ini Senin ( 14/10/2024 ) sekira pukul 16,00 Wib kembali dibuka untuk kembali beraktifitas seperti biasanya
Hal ini diakui oleh Sulaiman, S.Sos. camat Tanah Sepenggal Lintas ” Kantor rio yang disegel oleh warga terkait tuntutan agar datuk rio di non aktifkan sudah kembali dibuka ” tutur camat Taseplin sengaja menghubungi Bungonews ( 14/10/2024)
Dikatakannya sebelum dibukanya segel kantor rio tersebut digelar mediasi antara perwakilan demo dengan datuk rio bersama kapolres, Danramil, camat, kabag Hukum, pihak PMD, Kesbangpol dan instansi lainnya sehingga disepakati dibuka dengan pertimbangan supaya tidak terganggunya pelayanan administrasi desa, pelayanan masyarakat dan agar situasi dusun aman dan kondusif
” Kesepakatan dibukanya segel kantor rio tersebut setelah dilakukannya mediasi yang dipimpin oleh kapolres yang juga dihadiri oleh instansi terkait” Tutur Sulaiman melalui sambungan telpon
Ditanya proses laporan dugaan penyelewengan desa apakah masih tetap diproses atau terhenti sampai disitu ? Menurut Sulaiman tetap dilanjutlan pemeriksaan tim dan nspektorat Bungo
” Masih dalan proses inspektoray
Diketahui aksi penyegelan kantor rio dusun Tanah Peruk ini berawal aksi demo ratuaan warga dihalaman kantor bupati Bungo yang menuntut agar bupati Bungo menonaktifkan datuk rio karena diduga telah melakukan penyelewengan dana desa dan pemalsuan tanda tangan BPD ,aksi berlanjut dengan penyegelan kantor rio karena tidak ada tindak lanjutnya
Aksi warga kembali memuncak karena segel kantor rio di buka oleh datuk rio dan perangkatnya dengan alasan beras bantuan dari pemerintah sudah datang dan akan disimpan di kantor rio
( bn – war )

























Komentar