Minta Jatah Lagi Tidak Diberi, Pria di Jambi Nekat Bunuh Lawan Kencannya, Akhirnya Dipenjara

JAMBI1165 Dilihat

Bungonews.net,JAMBI -Baru – Ada- ada saja ulah pria ini, Ia nekat menghabisi nyawa  seorang wanita lawan kencannya dengan alasan janji dijatahi berkali – kali namun tidak diberi,akhirnya ditangkap oleh polsekta Jambi dan mendekam di penjara

Pelaku diketahui berinisial DRP ( 19 ) sedangkan korbanya diketahui bernama Fitria Hirlina Alias novita Futri alias Ina ( 20 )

Peristiwa yang merenggut nyawa korban terjadi di sebuah kamar Kos Belakang SPBU Pal V kota Baru Jambi (8/06//2024 ) yang lalu  dan diamankan oleh polsekta Kota Baru Jambi yamg dibantu oleh Resmob Polda Jambi

Pelaku mengaku kesal dan sakit hati merasa dibohongi saat mengorder korban pada malam kejadian. Saat mengorder pelaku mengaku sudah ada kesepakatan dengan korban, order satu jam bisa melakukan hubungan intim beberapa kali. Namun, setelah melakukan hubungan intim  satu kali, korban tidak mau diajak melakukan hubungan untuk kedua kalinya.

“Saya kesal pak, saya merasa dibohongi. Janjinya (order) satu jam bisa main beberapa kali,tapi sudah main sekali, sudah tu dia tidak mau lagi pak,” kata Doni saat ditanya penyidik.

Lebih lanjut dikatakannya “Kami sempat berkelahi pak di kamar mandi. Saya kalah pak,” katanya.

Selanjutnya Doni mengambil pecahan keramik di kamar mandi tersebut. Dengan pecahan keramik itulah dia menghabisi korban.

Kepada wartawan Kapolsek Kota Baru, AKP Hanafi mengatakan, pelaku ditangkap tanpa perlawanan di rumah keluarga ibu tirinya di kawasan Koto Boyo Batanghari pada Sabtu dini hari tadi, 15 Juni 2024.

Menurut Hanafi, antara korban dan pelaku tidak ada hubungan sama sekali. Keduanya kenal dan bertemu lewat aplikasi michat pada malam itu.

“Setelah bertemu keduanya melakukan hubungan intim. Setelah itu terjadi percekcokan, pelaku sakit hati karena korban melontarkan kata-kata yang menyinggung pelaku,” ujarnya, Sabtu (15/6/24)

Selanjutnya, kata Hanafi, terjadilah pergumulan di kamar mandi. Karenan korban teriak, di sanalah pelaku membunuh korban menggunakan pecahan keramik yang sudah ada di kamar mandi tersebut,” katanya.

Hanafi menjelaskan, setelah menganiaya korban, pelaku lalu mengambil HP korban dan kabur dari kosan tersebut. Keberadaan pelaku diketahui dari kontak pelaku dengan temannya di Pematang Gajah menggunakan HP.

“Pelaku ini punya teman-teman (nongkrong) di Pematang Gajah. Dari keterangan teman-temannya yang kita periksa inilah akhirnya kita mengetahui keberadaan tersangka,” kata Hanafi.

Atas perbuatannya tersangka dijerat dengan pasal 338 KUHP. Ancaman hukumannya 15 tahun penjara ( Bn)

Dikutif dari Media partner Ungkap.Id

Komentar