Rehab SD Sebesar Rp.30 Miliar di Bungo Diborong Oleh PT.CBS, Begini Kondisinya

NASIONAL199 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Perhatian pemerintah terhadap sarana dan prasarana pendidikan patut diacungi jempol, pada tahun 2021 yang lalu sebanyak 5 unit sekolah dasar ( SD ) direhab menghabiskan anggaran sebesar Rp. 31,9 miliar namun akibat lemahnya pengawasan proyek yang dikelola oleh kementerian umum dan permukiman rakyat satker pelaksana permukiman provinsi Jambi tersebut terpaksa di bongkar dan dibangun lagi dari nol meskipun rekan kontraktor PT Karya Bersama putra Mandiri sudah menyelesaikan hingga tahapan pemasangan rangka atap ,dikarenakan pondasinya tidak sesuai desain RAB ,proyek tersebut terpaksa dirobohkan lagi

Rehab SD di Bungo tahap 1
Rehab SD di Bungo Tahap 2

Pada tahun 2023 melalui proses nstansi yang sama kabupaten Bungo kembali mendapat bantuan rehab SD sebanyak 11 unit dengan anggaran sebesar Rp .30 miliar

Proyek puluhan miliar rehab SD Dikabupaten Bungo tahun 2023 ini Diborong oleh PT.Citra Bangun Sarana ( CBS ) dengan sistiim pelaksanaannya dibagi 2 tahap , tahap pertama sebanyak 6 Unit SD direhab dengan jangka waktu pelaksanaan dari bulan September 2023 sampai bulan Mei 2024 ,sedangkan tahap kedua sebanyak 5 unit SD direhab terhung dari bulan Januari 2023 hingga bulan Juni 2024

Hal ini diakui oleh sejumlah kepala SD dan pelaksana kontraktor ” Benar, ada 11 unit sekolah dasar direhab tahun ini, tahap pertama dikerjakan 6 Unit dan tahap 2 dikerjakan 5 unit lagi ” ucap Kelana yang mengaku koordinator pelaksana proyek dari rekanan kontraktor sembari minta saling kerjasama dan pengawasan

Sayangnya Kelana Pelaksana proyek Pokir anggota DPR RI H Bakri tersebut tidak bisa dihubungi lagi

Hal yang sama juga diakui oleh H Bakri , baru – baru ini anggota DPR- RI fraksi PAN Dapil Jambi mengatakan ” Mohon bantu dipantau dan diawasi ya ,” Ucap H.Bakri melalui sambungan selulernya dengan Bungo News.

Fakta dilapangan di temukan bahwa 6  unit SD yang direhab tahap pertama baru dalam proses pengerjaan pemasangan plafon ruangan ,sedangkan pejerjaan rehab tahap kedua sebanyak 5 unit sedang dalam pengerjaan pondasi bangunan

” Perkiraan 4 bulan lagi bangunan utama siap dikerjakan pak ” Ucap pelaksana kontraktor di salah satu SD di Kecamatan Pelepat kepada Bungonews baru – baru ini

Berdasarkan time schedule jadwal sebanyak 3 Unit SD Yang direhab tahap pertama harus rampung dikerjakan pada bulan Mei 2024 artinya waktu pelaksanaanya hanya 2 bulan lagi , sedangkan 3 unit lagi harus rampung pada bulan Juni 2024
Jika rekananan kontraktor menjadwalkan pekerjaan tahap pertama 4 bulan lagi baru siap dikerjakan maka terjadi keterlambatan dan dipastikan tidak tepat waktu

Disisi lain terpantau dalam pelaksanaan dilapangan minim penerapan K3 ( Keselamatan kesehatan kerja ) baik pekerja proyek maupun rambu – rambu dan bahkan tidak satupun proyek rehab SD yang dipagar sehingga menimbulkan kerawanan kecelakaan kerja dan keselamatan masyarakat lingkungan proyek

Menariknya lagi , Selain tidak ada papan informasi proyek juga ditemukan dimasing- masing lokasi proyek tidak ada direksi keet ,jika pun ada hanya menggunakan bangunan darurat yang tidak standar sesuai RAB ,padahal anggaran pembuatan Direksi keet adalah bagian dari satu kesatuan proyek rehab tersebut

Diminta kepada instansi terkait untuk meninjau ulang dan menindak lanjutinya sesuai dengan ketentuan kontrak dan ketentuan perundang- undangan yang berlaku ( BN )

Komentar