Bungonews.net, BUNGO – Diminta aparat penegak hukum ( APH) untuk mengusut dugaan proyek bermasalah dan asal jadi di Dinas Pemuda olahraga dan pariwista ( Dispora ) kabupaten Bungo
Dugaan proyek bermasalah di Dispora Bungo ini meliputi pengerjaan proyek fisik sarana prasarana olahraga dan pariwisata yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor mengatasnamakan proyek POKIR DPRD tahun sebelumnya, Diantaranya Proyek pembangunan interior kantor Dispora ( Eks MTQ ) yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor sebelum pengesahan anggaran
Akibat terjadinya persekongkolan antar oknum pejabat terkait dengan oknum rekanan menyebabkan proyek yang selesai dikerjakan beberapa tahun yang lalu tidak dibayar
” Yo bang,kami tidak berani membayarnya meskipuj sudah ada perintah karena kami takut tersandung hukum ” Ujar Zainudin yang biasa dipanggil Mayor mengakui yang dibenarkan oleh sejumlah rekanan kontraktor.
Selanjutnya proyek Destinasi wisata di kecamatan Bathhn III Ulu dan kecamatan Limvbur Lubuk Mengkuang yang juga diduga proyek POKIR Dewan tahun 2019 yang dikerjakan oleh kontraktor asal Bangko yang nilainya miliaran rupiah
Dilokasi proyek di tempat wisata kecamatan Bathin III Ulu ditemukan proyek dikerjakan asal jadi dan sudah rusak , seperti besi pagar pengaman yang sudah berserakan dan pondasinya yang sudah retak – retak dan taman yang tidak ditanami tanaman bunga dan sejenisnya dan bahkan pot bunga sudah berserakan
Menurut warga setempat yang dibenarkan oleh Datuk Rio setempat bahwa sejak dari awal sudah terkesan dikerjakan asalan saja
” Ya ,seperti itulah kondisinya sejak dari awal pembangunan sampai saat ini , pagar sudah rusak , pot sudah berserakan dan tidak ada tanaman bunganya dan tidak berpungsinya Kamar mandi karena kami juga heran kok bisa begini proyek miliaran rupiah ” Ujar sumber sembari menyebut mana -mana saja yang dibangun menggunakan dana desa
Sumber lain yang juga rekanan kontraktor mengatakan “Awalnya kami juga ikut menawar pekerjaan destinasi wisata itu namun yang menang tender adalah rekanan ” Y ” ( inisial ) ” Ucap sumber tidak disebutkan namanya
Persoalan tidak terhenti disitu pada tahun 2022 proyek pembangunan tribun mini di beberapa desa yang juga proyek POKIR terkesan dikerjakan asal jadi , begitu juga halnya tahun 2023 proyek di Dispora Bungo juga proyek POKIR , hal ini diakui oleh Toni Apriansyah
” Yo bang , tahun inj semua proyek di Disporapar Bungo adalah Pokir dewan , kami tidak bisa berbuat banyak ” Ucapnya sembari menyebut nama – nama anggota DPRD Bungo yang mendapat jatah POKIR di Dispora Bungo
Dikatakan nya ada 24 paket pokir yang teralokasi di Disporapar Bungo
Diminta kepada APH untuk mengusut dugaan proyek asal jadi dan sarat masalah serta kegiatan pembinaan organisasi dan kepemudaan di Disporapar Bungo ( tim )





















Komentar