Kasus Dumisake Berlanjut , Hari ini Pejabat Dinas Pendidikan Provinsi Jambi Diperiksa Kejati

JAMBI, KORUPSI64 Dilihat

Bungonews.net, JAMBI – kasus dugaan tindak pidana korupsi proyek biaya pendidikan untuk siswa kurang mampu pada program pemerintah provinsi Jambi ” Dimisake ” tahun anggaran 2022 yang di kelola oleh dinas pendidikan provinsi Jambi terus berlanjut

Setelah sebelum memeriksa sejumlah saksi ,hari inj Sebin (27/02/2023) kejaksaan tinggi Jambi kembali memeriksa pejabat dinas pendidikan provinsi Jambi

Pemeriksaan pejabat dinas pendidikan terkait kasus dugaan proyek dumisake untuk siswa kurang mampu tersebut diakui oleh kasi Penkum Kejati Jambi , Luxy Fatharani , dikatakannya yang diperiksa kali ini adalah kepala seksi ( Kasi ) di Dinas pendidikan Provinsi Jambi terkait dugaan korupsi anggaran dana DUMISAKE untuk siswa tidak mampu dan disabilitas

“Benar, hari ini kita lakukan pemeriksaan terhadap seorang ASN di Dinas Pendidikan, terkait penggunaan anggaran Dumisake bidang pendidikan,” kata Lexy.

Khusus untuk anggaran siswa Sekolah Luar Biasa (SLB) yang ada di Provinsi Jambi ini dikabarkan senilai Rp.1 miliar lebih, belum lagi di bidang SMK dan SMA yang bisa mencapai miliaran rupiah.

Pemeriksaan ini dilakukan setelah adanya laporan dari masyarakat atas dugaan ada keterlambatan penyaluran bantuan uang pendidikan padahal anggarannya sudah dicairkan dan untuk mengungkap kasus itu total sudah tiga orang yang dilakukan pemeriksaan.

Penyidik Kejati Jambi akan masih terus mengumpulkan keterangan dan pendalaman mengenai kasus ini karena diketahui bantuan pendidikan program Dumisake itu diberikan kepada sebanyak 4.701 siswa SMK, SMA dan SLB di Provinsi Jambi.

“Dimana bentuk bantuan diberikan berupa perlengkapan sekolah dengan rincian untuk siswa SMA sebanyak 2.700 orang, 1.600 siswa SMK dan 401 siswa Sekolah Luar Biasa (SLB),” ujarnya ( BN/ Dika )

Komentar