oleh

Siswi SMA N 1 Bungo Juara 1 Lomba Menulis Cerpen Tingkat Provinsi Jambi

Bungonews.net, BUNGO – Dalam rangka menunbuhkan minat baca dan kompetensi siswa – siswi SMA / SMA se Provinsi Jambi Dinas Pendidikan Peovinsi Janbi menyelenggarakan lomba menulis cerpen, lomba digelar di Abadi Grand Hotel Jambi selama 3 hari ( 14-16 November 2022)

Terdapat tiga sub tema yang menjadi kerangka cerpen rakyat daerah Jambi, yaitu kearifan lokal, kepahlawanan, dan keluarga

Nuha Fauhana Qudsi, siswi kelas XII IPS-1 SMAN 1 Bungo, berhasil meraih Juara 1 dalam Lomba Menulis Cerita Pendek Rakyat Daerah Jambi tingkat SMA/SMK se Provinsi Jambi.

” Waktu itu saya ditunjuk guru Bahasa Indonesia untuk ikut lomba cerpen ini. Saya dan tiga orang teman dari satu sekolah harus mempersiapkan diri dalam waktu yang sangat singkat. Dalam waktu yang terbatas itu saya berusaha mencari bahan-bahan cerita berkaitan budaya Jambi dari berbagai sumber internet. Alhamdulillah membuahkan hasil,” tutur Nuha seusai penerimaan hadiah pada Rabu (16/11/2022)

Selanjutnya, siswi yang akrab dipanggil Nuha itu menjelaskan bahwa karya cerpen yang dibuat menggunakan tulisan tangan di atas kertas folio bergaris dan dieksekusi langsung di lokasi aula hotel selama 5 jam. Benar-benar sebuah tantangan besar, apalagi sub tema diundi sebelum lomba sehingga kita tidak bisa memilih sub tema yang kita mau. Artinya, peserta harus sudah siap dengan tiga sub tema itu, apakah kearifan lokal, kepahlawanan, atau keluarga. Selain itu, kita juga dilarang membuka hp selama lomba.

“Ternyata, saya dapat undian sub tema keluarga. Nah, cerpen saya bercerita tentang soal tawuran antar desa yang dipicu perusakan truk batu bara milik seorang warga desa oleh warga desa tetangga. Lalu, saya menekankan penyelesaian secara restorative justice atau upaya kekeluargaan secara adat untuk mendamaikan konflik tersebut, bener Nuha

Siswi yang punya hobi membaca dan juga berprestasi Juara 1 OSN Geografi se Kabupaten Bungo tahun 2022 itu, mengangkat makna pepatah dalam cerpennya. Yaitu yang berbunyi di mano adat di tangan ninik mamak, dan undang di tangan rajo yang berarti adat menjadi kekuasaan penghulu adat, sedangkan peraturan di tangan pemerintah. Serta pepatah nan idak lapuk di hujan, idak lekang dek paneh yaitu aturan yang berlaku dalam adat yang tiada boleh diubah-ubah” Inbuhnya lagi

Dalam proses kreatifnya, Nuha memang sedikit terkendala dalam menyusun ending cerita dan menentukan judul cerpen karena durasi waktu yang hampir habis. Tapi, dia mencoba terus fokus menulis dan menyelesaikan cerpen sebaik mungkin. Kemudian dia berpasrah, bertawakal kepada Allah Swt. apa pun hasil penilain tim juri nanti. Nuha sangat bersyukur ternyata bisa menyabet gelar Juara 1 dan mendapatkan piala, piagam, serta sejumlah uang. Dia berharap kemenangan ini akan memberikan motivasi yang besar supaya dirinya lebih rajin lagi dalam menulis karya.

Aspek penilaian lomba Cerpen Rakyat Daerah Jambi tingkat SMA/SMK ini, meliputi orisinalitas karya, kesesuaian isi cerpen dengan tema, diksi, gaya penulisan, dan gagasan atau ide tulisan. Selain Kabupaten Bungo, lomba ini diikuti oleh Kota Jambi, Kabupaten Batanghari, Tebo, Merangin, Sarolangun, Kerinci, Kota Sungai Penuh, Muaro Jambi, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur. Dengan masing-masing Kabupaten/Kota tersebut mengirimkan perwakilan lima orang siswa-siswi sebagai peserta ( BN / dwr)

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.