Bungonews.net, BUNGO – Objek Wisata alam Lubuk Beringin ( LUBER ) yang terletak didesa Lubuk Beringin kecamatan Bathin III Ulu kabupaten Bungo – Jambi kondisinya sangat memprihatinkan

Selain tidak berfungsi nya fasilitas umum seperti toilet / kamar ganti juga terlihat bangunan sudah rusak bahkan pagar yang terbuat dari besi sudah berserakan.

Luber yang dulunya sebagai icon destinasi wisata handalan di kabupaten Bungo terlihat gersang tanpa ada tanaman bunga dan pepohonan, sedangkan kondisi sungai yang dibendung sebagai tempat mandi dan bermain di air yang juga dijadikan lubuk larangan terlihat sampah kayu- kayuan di belakang bendungan tanpa dibersihkan sehingga merusak pemandangan
Menurut warga setempat toilet tidak berfungsi dikarenakan tidak ada airnya ” Sejak dibangun hingg saat ini WC nya tidak dapat dimanfaatkan pak karena tidak airnya. ” tutur ibu – ibu sambil menawarkan buah petai kepada pengunjung.
Mengapa bunga tidak ditanam ? Dikatakannya bukanya tidak ditanam pak tapi dimakan oleh kambing dan sapi warga yang berkeliaran disiang hari , sedangkan malam kerbau dimalam hari masuk ke lokasi taman ” Ujarnya dengan logat daerahnya
Dijelaskannya bahwa pagar besi di sepanjang taman dipinggir sungai rusak tersebut dibangun beberapa tahun yang lalu ” lokasi ini rawan banjir pak, kemungkinan pagar rusak dihantam banjir ” tambah sumber
Muhamad Jufri Datuk Rio ( Kades red ) dusun Lubuk Beringin membenarkan bahwa ada beberapa fasilitas yang dibangun oleh pemerintah yang tidak berfungsi dan rusak ” Saya dilantik jadi Rio pada tahun 2020 yang lalu , ada beberapa kegiatan pembangunan yang tidak berfungsi dan rusak yang dibangun sebelum saya menjabat sebagai Datuk Rio ” ujarnya sembari mengakui bahwa wisata LUBER tersebut dikelola oleh Bundes
Diminta kepada pemerintah dan instansi terkait untuk lebih meningkatkan perhatiannya terhadap kondisi objek Wisata Luber yang memprihatinkan ( Tim )


























Komentar