Diduga Dana KWT Desa Sungai Aro Tidak Transparan

TEBO614 Dilihat

Bungonews.net , TEBO – Penggunaan dana desa untuk kelompok wanita tani ( KWT ) sebagai upaya peningkatan ekonomi keluarga patut di apresiasi namun dalam praktek nya program tersebut justeru disalahgunakan hanya untuk menghabiskan anggaran saja dan memberikan keuntungan bagi oknum pemerintahan desa kroni- kroninya saja , sehingga terkesan mubazir dan tidak bermanfaat bagi masyarakat khususnya kelompok wanita tani tersebut bahkan tidak sedikit kegiatan KWT piktif

Dikabupaten Tebo desa Sungai Aro Kecamatan Tebo Ilir terdapat anggaran dana desa tahun 2022 untuk kegiatan KWT senilai Rp 120 juta untuk budidaya sayur dan palawija yang dinilai tidak transparan dan tidak bermanfaat bagi warga RT. 08 desa setempat

Tidak transparannya penggunaan dana KWT ini berawal dari tidak diketahuinya oleh masyarakat anggarannya karena tidak ada papan informasi kegiatan

 

Kelompok KWT desa Sungai Aro yang diketuai oleh Isteri kepala desa ini juga disinyalir tidak ada kegiatan penanaman sayur mayur yang dimaksud , terpantau oleh wartawan Bungo news dilapangan kegiatan KWT Sungai Aro hanya pondok sayur sebagai media tanam yang terbuat dari rangka besi aluminium beratapkan plastik tanpa ada tanaman sayur mayur

” Sampai hari ini tidak ada papan informasi kegiatan KWT tersebut dan tidak ada kegiatannya ,hanya ada bangunan itu saja ” Tutur warga setempat berinisial “ S ” kepada wartawan Bungo news ( 11/08/22)

Sumber juga mempertanyakan penggunaan dana desa yang menurut nya juga tidak transparan

Sementara kades Sungai Aro Welly Wenas belum berhasil dimintai tanggapannya ,dihubungi ponselnya tidak di angkat ( Kevin )

Komentar