Terkait Tewasnya 2 Orang Karyawan PT.BMM , Polisi Terus Lakukan Penyelidikan ,Dinas LH Akan Turun dan Cek AMDAL

PERISTIWA28 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Pengolahan limbah cair menjadi biogas untuk pembangkit tenaga listrik di PKS .PT Bina Mitra Makmur ( BMM ) Babeko yang diduga sebagai penyebab tewasnya Ade Putra (30) warga Tanjung Menanti dan Noptiyanto (37 ) warga Jambi pada tanggal O5 Mei 2022 yang lalu masih terus dilakukan penyelidikan oleh pihak polres Bungo ,pasalnya belum bisa dipastikan penyebab sebenarnya tewasnya 2 orang karyawan tersebut

Meskipun dugaan sementara hasil pemeriksaan dirumah sakit umum H.Hanafie Muara Bungo menduga keracunan biogas adalah penyebab tewasnya karyawan tersebut ” kita masih terus melakukan penyeldidikan penyebab meninggalnya dua orang karyawan PT.BMM ” tutur kapolres Bungo AKBP Guntur Saputro baru -baru ini .

 

Sehingga belum diketahui apakah karena adanya kelalaian dari karyawan atau tidak diterapkannya standar Operasional Prosedur ( S.O.P ) keselamatan dan keselamatan kerja ( K3 )

Sementara Giyatno mantan Camat Bathin II Babeko yang sekarang PLT.Kadis Lingkungan Hidup kabupaten Bungo ditanya persoalan apakah ada rekomendasi dari pihak nya terkait UPL – UKL serta keterangan kelayakan lingkungan dari pihaknya ,dijelaskannya ” Untuk Rekomendasi dari pihak kecamatan sepengetahuan saya tidak ada , saat itu pihak kecamatan bersama pemerintahan desa dan LSM hanya diundang untuk membahas UKL – UPL saja , soal keterangan kelayakan lingkungan saya tidak tahu persis ” tuturnya kepada Bungonews via telpon ( 09/05/2022)

Kendatipun demikian Giyatno tidak akan mengelak dan siap untuk turun kelapangan terkait UPL- UKL dan amdal PT BMM ” Insya Allah dalam waktu dekat kita akan turun kelapangan untuk mengecek UPL – UKL dan dokumen Amdalnya ” Tegas Yatno

Sementara itu Syafrizal Kepala Badan Penanaman modal PTSP kabupaten Bungo dikonfirmasi persoalan tersebut belum memberikan jawaban ,begitu juga halnya dengan kepala dinas Nakertran Bungo

Tunggu hasil investigasi pada pemberitaan selanjutnya ( BN.R.001-war )

Komentar