Terkait Rehab dan Renovasi 2 Unit MTS Di Bungo Yang Dibebankan Biaya Bongkar , Begini Pengakuan Satker Sapras Permukiman Jambi

JAMBI1055 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Proyek rehabilitasi dan renovasi 5 unit Mts tahun 2021 yang dikerjakan tahun 2022 senilai Rp 17 miliar dua unit diantaranya Mtsn 5 dan Mtsn 7 Bungo yang diduga biaya bongkar bangunan dibebankan kepada pihak sekolah ditanggapi oleh satker Prasarana permukiman Jambi pada   dirjen cipta karya

Mtsn 5 bungo

” Benar pak biaya bongkar bangunan dibebankan kepada pemerintah daerah bukan kepada pihak sekolah karena anggaran bongkar bangunan tersebut tidak ada dalam rencana anggaran biaya ( RAB ) ” tutur satker Prasarana Permukiman Jambi kepada Bungo news ( 17/03/22)

Mtsn 7 Bungo

Lebih lanjut dikatakannya ” Kalau rehab 5 unit SD yang dibongkar kemaren karena memang tidak sesuai dengan spek pak , kalau rehab mtsn ini tetap mengikuti spek ,silahkan saja cari kesalahannya ” tutur satker Prasarana permukiman Jambi ini yang disaksikan oleh Ediyansah selaku PPTK dan tim lainnya disaat ditemui di lokasi proyek Mtsn 7 Bungo.

Diketahui bahwa proyek rehabilitasi dan renovasi 5 unit Mtsn bersumber dari anggaran APBN tahun 2021 yang dikerjakan oleh rekanan kontraktor PT.Toleransi Aceh dengan nilai kontrak sebesar Rp. 17 miliar.

Berikut nama- nama- nama paket Rehab dan Renovasi mtsn tahun 2021 yang dikerjakan tahun 2022 :

1.MTSN 7 Bungo
2 MTSN 5 Bungo
3 MTSN 4 Sarolangun
4 MTSN 4 Tanjung Jabung Timur
5.MTSN 3 Tanjung Jabung Barat

DIDUGA MATERIAL BEKAS DIJUAL UNTUK BIAYA BONGKAR BANGUNAN

Biaya bongkar bangunan pada proyek rehab dan renovasi MTSN 5 dan 7 Bungo yang tidak termasuk dalam RAB dan semestinya ditanggung oleh pemerintah daerah namun dalam prakteknya ditanggung oleh pihak sekolah sehingga berpotensi terjadinya penjualan aset non prisedur dan diduga akan terjadi pungli dilingkungan sekolah ditanggapi oleh Zaharuddin kepala MTSN 5 Bungo

” Benar pak ,biaya bongkar bangunan dibebankan kepada pihak sekolah ” tuturnya kepada bungonews via telpon

Lantas dari mana sumber pembiayaan bongkar bangunan yang dimaksud , Zaharuddin mengakui ” Akan kami usahakan menanggulanginya pak , kalau memungkinkan kami akan jual material berupa seng bekas dan material lainnya atau akan kami pinjam dana koperasi sekolah nantinya dan akan berkoordinasi dengan komite sekolah ” tambahnya

Rencana penjualan material bekas ( aset ) oleh pihak sekolah dan akan dipinjam uang koperasi sekolah patut dipertimbangkan pasalnya untuk penjulan aset diperlukan persetujuan dan prosedur serta mekanisme penghapusan aset serta patut dipertanyakan dari sumber pengembalian uang koperasi yang akan dipinjam oleh pihak sekolah tersebut .

Pantauan tim bungonews dilapangan (17/03/2022) tidak ditemukan material bekas berupa seng dan material lainnya ,diduga seng sudah diperjual belikan oleh pihak sekolah .

Sementara itu kepsek MTSN 7 Bungo Firdaus yang juga mendapat proyek rehab dan renovasi ruang kelas belajaf di konfirmasi ( 18/03/22) belum memberikan jawaban

( BN R.001- war / kevin- Syam )

Komentar