Diminta APH Usut Miliaran Anggaran GTK Disdikbud Bungo

BUNGO1,342 views

Bungonews.net, BUNGO – Dinas pendidik dan kebudayaan ( Disdikbud ) kabupaten Bungo belakangan ini selalu dirudung Maslaah , sebelumnya  kasus penggandaan soal dan SKHUN yang disusul dengan kasus pungli honorer serta kasus pelantikan kepsek yang dilantik namun tidak tempatkan yang bermuara pada nomor unik kepala sekolah ( NUKS ) atau Nomor Registrasi Kepala Sekolah ( NRKS) yang berisiko pada pertanggung jawaban dana Bos dan ijazah siswa .

Terkait sejumkah kasus tersebut kasi Intel Kejaksaan negeri Muara Bungo , Iksan baru – baru ini mengakui bahwa pihaknya telah melirik sejumlah kasus di disdikbud Bungo ,.menurut nya pihak nya sedang melakukan pengumpulan data dan bahan keterangan.

Tak kalah menariknya kasus miliaran dana dibidang Guru dan Tenaga kependidikan ( GTK ) yang mayoritas untuk pelatihan dan pendidikan guru

Dikonfirmasi penggunaan dana di bidang GTK Disdikbud Bungo , Triyono ( kepala bidang ) mengakui bahwa anggaran pelatihan dan pendidikan tersedia sejak tahun 2017 , 2018 ,dan 2019

Sementara tahun 2020 menurut Triyono pihak nya telah melakukan pendataan calon. Guru yang akan dilatih dan di didik sebanyak 140 orang nanun hingga tahun 2022 belum direalisaikan .

Dikatakannya bahwa semua kegiatan terlaksana dan diperiksa oleh inspektorat ” Kegiatan sudah dilaksanakan dan diperiksa oleh inspektorat dan kebanyakan sistem non tunai ” Tutur Triyono mengakui sembari menyidorkan amplop berisi sejumlah uang sembari bermohon tidak dipermasalahkan

Diperoleh informasi dari sumber yang layak dipercaya sengaja menemui Bungo news bahwa Masril kadis Pendidikan dan kebudayaan Bungo ,Masril kaget seakan -akan tidak mempercayai anggaran mencapai militan rupiah ” Masril kaget , katanya tidak sebanyak itu anggaran di GTK ” Tutur sumber meyakinkan Bungo news .

Diketahui bahwa kegiatan tahun 2019  dibidang GTK tidak kurang dari Rp.1 miliar

Kegiaatan GTK tahun 2019 yang bersumber dari dana APBD tersebut salah satu  diantaranya adalah kegiatan pengembangan keprofesian berkelanjutan yang terdiri dari kegiatan biaya belanja penggandaan MGMP, belanja cetak ,belanja transportasi KKG ,belanja jasa kerja ,belanja publikasi ,ATK.

Selanjutnya kegiatan Diklat penguatan kepala sekolah yang terdiri dari belanja makan dan minum, perjalanan dinas ,publikasi ,sewa ruangan ,ATK,jasa kerja ,belanja cetak, belanja penggandaan dan penyediaan surat menyurat

Selain itu dirinci juga kegiatan seleksi dan orientasi calon kepala sekolah ,peningkatan kompetensi guru kelompok wajib C dalam analisis muatan lokal dan lomba guru,kepala sekolah dan pengawas berprestasi .

Menyikapi persoalan tersebut anggota LSM GERAK ( Gerakan Rakyat Anti Korupsi ) Jon mengatakan ” Masalah disdikbud Bungo ini tidak bisa dibiarkan banyak dugaan kegiatan piktif di masing – masing bidang termasuk anggaran yang dikelola oleh sekretariat , Semua berkas sudah disiapkan dan akan dilaporkan ke APH , kalau perlu akan saya laporkan ke Kejati Jambi ” tutur Jon

(BN.R.001/ JP )

Facebook Comments

ADVERTISEMENT

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *