Pamsimas Ini Menghabiskan Anggaran Rp.256 juta Air Tidak Mengalir Kerumah Warga , Begini Pengakuan Camat Limbur Lubuk Mengkuang

BUNGO835 Dilihat

Bungonews.net, BUNGO – Sebelummya Pamsimas Dusun Pauh Agung Kecamatan Limbur Lubuk Mengkuang yang menghabiskan dana ratusan juta rupiah namun air nya tidak dapat di distribusikan ke rumah warga , kali ini dikecamatan yang sama yakni didusun Lubuk Terban pada tahun 2021 dialokasikan dana rehab sebesar Rp.256 juta namun disayangkan tidak bisa dinikmati oleh warga karena air tidak mengalir dan tidak bisa didistribusikan kerumah warga

Tidak mengalirnya air melalui pipa distribusi kerumah warga ini di akui oleh warga setempat , Pria separuh baya dengan panggilan Rio mengatakan ” Rehab Pamsimas didusun kami Lubuk Terban menghabiskan anggaran sebesar Rp.256 juta tapi airnya hanya mengalir kerumah warga yang tidak jauh dari bak penampung saja ,itupun hanya sedikit ” tuturnya sengaja menghubungi Bungo news (2/1/22) sembari mengirim gambar Pamsimas yang dimaksud

Menurut Rio ia bersama warga yang lainnya akan melaporkan masalah Pamsimas di dusun Lubuk Terban tersebut ke instansi terkait dan APH ” Kami akan laporkan masalah ini ke instansi terkait dan APH agar di usut “Tutur nya .

Sementara camat Limbur Lubuk Mengkuang, Zainudin membenarkan bahwa pengerjaan Pamsimas sudah selesai dan sudah serah terima dengan PU provinsi ” Pengerjaan nya sudah selesai dan sudah serah terima dengan pihak PU provinsi dan benar air nya belum mengalir kerumah warga ” Tutur Zainudin .

Belum mengalir nya air kerumah warga bukan karena tidak berfungsi tapi karena anggarannya terbatas , dalam waktu dekat akan diadakan musyawarah agar air tersebut dapat di aliri kerumah warga masing- masing ” Tutur Camat Limbur Lubuk Mengkuang mengaku sedang berada di lokasi Pamsimas

Diketahui Pamsimas dusun Lubuk Terban tersebut dikerjakan secara swakelola oleh KKM Lutter dengan anggaran dari APBN sebesar Rp.245 juta , kontribusi masyarakat berupa material sebesar Rp. 10.juta dan incash iuran masyarakat sebesar Rp.1 juta ( BN .R.001)

Komentar