oleh

Kurang Perhatian SD 174 Apung Ilir Memprihatinkan

Bungonews.net, Ditengah sibuk nya pemerintah membangun dan merenovasi sarana dan prasarana pendidikan pada tahun 2021 kabupaten Bungo kebagian alokasi dana khusus ( DAK ) Pendidikan untuk bangunan baru dan rehabilitasi SD dan SMP sebanyak 60 an unit sehingga tidak sedikit sekolah dasar dan Sekolah menengah pertama dalam kota Muara Bungo hingga ke pelosok pedesaan di bangun dan direhab. Namun disayangkan masih ada juga SD yang luput dari perhatian pemerintah sehingga kondisi nya sangat memprihatinkan

Salah satu SD yang luput dari perhatian pemerintah adalah SD 174 Desa Apung Ilir Kecamatan Bathin III Ulu kabupaten Bungo – Jambi

SD 174 Apung Ilir yang terletak di desa Karak Apung yang jarak nya diperkirakan paling banter 10 Km dari Kantor Camat setempat ini terlihat bangunan nya sudah rusak berat ,dimana lantai ,plafon dan bahkan meja belajar peserta didik tidak layak lagi.

Warga setempat , Robi meminta kepada pemerintah memperhatikan kondisi sekolah yang sudah rusak berat tersebut ” Kami berharap ada perhatian pemerintah terhadap sarana dan prasaran pendidikan didusun kami ini karena ini berkaitan dengan keamanan dan kenyamanan peserta didik dan tenaga pengajar serta hak untuk mendapatkan pendidikan yang layak , coba konsultasi dengan instansi terkait agar permasalahan ini bisa teratasi
“Konsultasi dengan kepsek ajukan kedinas pendidikan , jangan lengah tentang kelemahan-kelemahan yang ada di kabupaten Kito ini , itu semua ada haknya untuk mengajukan pasilatas yg masih serba kekurangan ” Tutur Robi kepada wartawan Bungonews ( 29/08)

Disampaikan nya tidak hanya kondisi Sarana dan prasarana pendidikan yang kurang mendapat perhatian dari pemerintah namun juga infrastruktur  jalan menuju desa Karak Apung dan sekolah juga sangat memprihatinkan , selain jalan nya berlubang juga berlumpur

Hasan Hus , Kepala sekolah SD 174 Apung ilir dikonfirmasi perihal Sekolah yang rusak dan realisasi penggunaan dana BOS belum memberikan jawaban , dihubungi ponsel nya tidak pernah diresfon ( Zainal Aripin )

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed