oleh

Vidio Anggota DPRD Bungo Ancam Mogok Kerja Viral ,Masalah GDM dan Insentif LA dan Guru Madin Mulai Mencuat

Bungonews.net, Sejumlah anggota DPRD Kabupaten Bungo mengancam akan mogok kerja buntut dari belum dicairkannya SPPD selama 3 bulan ,sebagaimana vidio yang beredar medsos Facebook , WA ,tiktok dan YouTube ( 10/08)

Beredarnya vidio anggota DPRD Kabupaten Bungo ini pun ditanggapi berbagai kalangan dan elemen dan ramai di perbincangkan nitizen.

Darwandi anggota DPRD Bungo diminta tanggapannya terkait vidio yang viral tersebut menyebutkan bahwa Vidio tersebut adalah Vidio lama disaat SPPD belum cair ” Ma,af bang Itu vidio lamo waktu SPPD kemaren belum cair ,sekarang dakdo masalah lagi dak bang ” Tulis Darwandi di WA dengan Logat daerah nya ( 11/08 )

Beredarnya vidio anggota DPRD Bungo akan mogok kerja ini spontan memunculkan keberanian nitizen mengungkap problem dikabupaten Bungo bahkan Datuk Rio ( Kepala Desa red ) memposting status terkait program Gerakan Dusun Membangun ( GDM ) sebesar Rp.250 juta perdesa pertahun pada tahun 2020 hanya dicairkan untuk honor Guru Madin dan BLT sedangkan tahun 2021 hingga saat ini satu rupiah pun belum ada yang dicairkan.

Kepada Bungonews net Sejumlah Datuk Rio mengakui ” Sampai hari ini Dana GDM 2021 belum ada pencairan sementara GDM tahun 2020 hanya untuk kegiatan BLT dan guru Madin yang dicairkan ” Tutur sejumlah Datuk Rio di Kabupaten Bungo yang sengaja nama nya tidak dituliskan

Lebih lanjut ditegaskannya ” Ada 141 dikabupaten Bungo yang belum belum sepenuh nya menerima GDM tahun 2020 dan 2021, Kalau kami datangi Legislatif dan Eksekutif dapat dibayangkan hebohnya bagaimana ” Tutur salag seorang datuk Rio dikediamannya belum lama ini.

Salah seorang Datuk Rio dikecamatan Bathin II Pelayang pun membenarkan nya ,bahkan menurutnya insentif Lembaga adat sejak Januari 2021 belum juga dicairkan ,begitu juga hal nya dengan insentif guru Madin ” Sampai hari ini sudah 7 bulan lebih belum ada lembaga adat baik tingkat kabupaten maupun kecamatan yang menerima insentif begitu padahal cuma Rp. 300 ribu perbulan ,begitu juga hal nya dengan insentif guru Madin sebesar Rp. 15 juta permadin ” Ujar Sumber mengakui kepada Bungo news diruangan kerjanya baru – baru ini .

Mirisnya lagi sejumlah Datuk Rio dikabupaten Bungo kebingungan untuk menutupi dan menuntaskan program GDM yang terlanjur dimodalinya dan mengutang dengan pihak ketiga ” Kami bingung bang, program GDM mangkrak sejak tidak dicairkan dana nya karena kami minjam dana kepihak lain untuk pembelian material bangunan supaya program GDM berjalan namun kenyataan nya tidak cair ‘ Keluh Datuk Rio di Kecamatan Tanah Sepenggal kepada Bungo news

( BN.R .001)

https://youtube.com/shorts/UbYwEQJA9-4?feature=share

Facebook Comments

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed